Thursday, 22 August 2019

Kunjungan di Australia

Jokowi Jelaskan Sentimen Positif Iklim Investasi di Indonesia

Sabtu, 25 Februari 2017 — 17:45 WIB
Presiden Jokowi saat bertemu  pelaku bisnis Australia. Ini merupakan rangkaian dari kegiatan Jokowi di Negeri Kanguru tersebut. (ist)

Presiden Jokowi saat bertemu pelaku bisnis Australia. Ini merupakan rangkaian dari kegiatan Jokowi di Negeri Kanguru tersebut. (ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Setibanya di Australia, Presiden Jokowi langsung mengadakan pertemuanm dengan para pelaku bisnis. Jokowi menjelaskan  kepada pelaku bisnis Australia, mengenai Iklim investasi yang sedang dalam sentimen positif di Indonesia.

“Saat ini kita sedang menikmati sentimen positif iklim investasi di Indonesia. Beberapa waktu lalu, Lembaga Pemeringkat Moody’s menaikan status outlook Indonesia dari stabil ke positif,” kata Jokowi dalam pemaparnnya di Hotel Shangri-La, Sydney, Sabtu petang (25/2) waktu setempat.

Presiden juga memaparkan beberapa lembaga pemeringkat lain seperti Fitch yang memberi peringkat serupa, kemudian Edelman, lembaga konsultan, “public relations” global yang menaikkan peringkat kepercayaan publik Indonesia 13 peringkat ke posisi 71 (dalam skala 100).

Selain itu, kata Jokowi,  Bank Dunia juga merilis kenaikan peringkat Indonesia 15 tingkat dalam hal kemudahan berusaha. “Ini menunjukkan bahwa iklim investasi dan kepercayaan publik terhadap Indonesia yang meningkat,” terang Jokowi dalam siaran persnya.

Namun demikian, lanjut Jokowi, saat ini kita sedang menghadapi tantangan, terutama dari kondisi politik dalam negeri. “Contohnya, seperti  pemilihan gubernur DKI Jakarta yang menyita banyak perhatian,” ujarnya.

Presiden Jokowi meyakinkan pebisnis yang hadir, bahwa situasi politik dalam negeri akan kembali tenang setelah pemilihan putaran kedua berakhir pada bulan April yang akan datang.

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga memaparkan proses reformasi birokrasi yang kini tengah dilakukan untuk mempermudah investasi.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan, hasil pertemuan Presiden Jokowi dengan 13 Pebisnis Australia menghasilkan suatu komitmen yang kuat dari para pengusaha negeri Kangguru itu untuk melakukan ekspansi bisnisnya di tahun-tahun mendatang.

“Muncul sebuah komitmen yang kuat dari para pebisnis Australia untuk melakukan ekspansi usahanya di Indonesia di masa yang akan datang,” ucap Retno yang mendampingi Jokowi dalam pertemuan dengan para pebisnis Australia.

Retno menambahkan hasil  survei terhadap pebisnis Australia, bahwa Indonesia berada di. ‘top five’ (urutan kelima)  negara yang menjadi mendapat prioritas ketertarikan daripada pebisnis, (johara/win)