Thursday, 19 October 2017

BPJS Ketenagakerjaan Gelar Lomba Mancing di Terminal Pulogebang

Senin, 27 Februari 2017 — 21:33 WIB
Lomba mancing ikan yang digelar BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Pulogebang. (joko)

Lomba mancing ikan yang digelar BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Pulogebang. (joko)

JAKARTA (Pos Kota) – Dalam rangka memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan serta wujud nyata bentuk kemitraan dengan pemerintah setempat, BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Pulogebang mengadakan acara “Mancing Akbar 1 Ton Ikan”. Kegiatan yang diikuti 200-an pekerja Bukan Penerima Upah (BPU) yang bertempat di kolam pemancingan depan Terminal Terpadu Pulogebang.

“Alhamdulillah, acara yang berlangsung kemarin berjalan sukses,” ujar Iwan Hardiman, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Pulogebang, Senin (27/2/2017). Kegiatan itu sebenarnya gratis, namun para peserta wajib membayar premi Rp 50.400/ orang. Nominal tersebut adalah premi iuran BPJS Ketenagakerjaan. “Peserta yang mengikuti acara ini secara otomatis akan terlindungi program Jaminan Kecelakaan Kerja serta Jaminan Kematian selama 3 bulan,” tambahnya.

Mereka yang mengikuti lomba mancing ini terdiri dari BPU yang bekerja sebagai pedagang, tukang ojek, supir angkot, pekerja harian lepas, buruh bangunan dan pekerja mandiri lainnya. “Sebenarnya antusias peserta sangat besar, tetapi karena keterbatasan tempat lomba yang hanya bisa menampung 200-an peserta saja sehingga kami harus membatasi jumlah peserta,” jelasnya.

Menurutnya dalam acara tersebut dihadiri Wakil Walikota Jaktim, M. Anwar. Dalam kesempatan itu, Anwar menyerahkan santunan kepada ahli waris dari petugas PPSU yang meninggal dunia yaitu dari Kelurahan Bale Kambang Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur. Ahli waris berhak mendapatkan santunan Jaminan Kematian sebesar Rp 24 juta. “Inilah bukti manfaat nyata apabila pekerja ikut Program BPJS,” tambah Iwan.

Kepala Pemasaran Wilayah Kanwil BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Chairul Arianto, menambahkan sangat mendukung kegiatan ini. “Peserta selain dapat mengikuti kegiatan lomba memancing, juga mendapatkan perlindungan dari risiko Kecelakaan Kerja dan Kematian. Untuk risiko kecelakaan kerja adalah pengobatan sampai sembuh sesuai indikasi medis di Rumah Sakit Trauma Center (RSTC) yang telah bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan Pulogebang antara lain : RS Islam Pondok Kopi, RS Antam Medika, dan RS Harapan Jayakarta.

“Adapun santunan meninggal akibat kecelakaan kerja kepada ahli waris adalah sebesar Rp 55,8 juta ditambah beasiswa Rp 12 juta (Bagi anak tenaga kerja yang berusia sekolah). “Untuk santunan kematian bagi ahli waris bukan karena kecelakaan kerja diberikan sebesar Rp.24 juta,” paparnya. (joko)