Monday, 24 September 2018

Kaki dan Dada Ditembus Pelor, Begal Sadis Mati

Rabu, 1 Maret 2017 — 20:18 WIB
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol. Murbani Budi Pitono melihat jasad begal di rumah sakit

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol. Murbani Budi Pitono melihat jasad begal di rumah sakit

LAMPUNG (Pos Kota) – Begal sadis akhirnya mati, setelah kaki dan dadanya diterjang timah panas tim khusus anti bandit (Tekab) 308 Polresta Bandar Lampung, di jalan Cik Ditiro, Sumberejo, Kemiling, Bandar Lampung, Rabu (1/3). Jenazah tersangka Keri Juliki ,24, warga Desa Tebing Kecamatan Melinting, Lampung Timur, masih berada di rumah sakit.

“Tersangka ewas, setelah baku tembak dengan tim Tekab 308 Polresta Bandar Lampung,”kata Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol. Murbani Budi Pitono, saat ekspose di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.

Menurut Murbani Budi Pitono, tersangka merupakan spesialis begal yang sudah beberapa kali beraksi di Kota Bandar Lampung, dan sudah lama diincar petugas. “Perlu diketahui, tersangka Keri Juliki juga adalah residivis begal di wilayah Jakarta, pada tahun 2012 silam,”ujarnya.

Penangkapan kata Murbani Budi Pitono, setelah diketahui keberadaannya oleh tim Tekab 308 Polresta Bandar Lampung . Waktu disergap tersangka berupaya kabur dan melawan.

“Awalnya, tersangka yang menembak petugas, untuk itu tim Tekab 308 terpaksa mengambil tindakan tegas dengan menembaknya,”terangnya.

“Tersangka tewas akibat ditembak di kaki dan dada. Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung,”imbuhnya.

Dari tersangka, tim Tekab 308 mengamankan barang bukti berupa, sepucuk senjata api rakitan jenis revolver, tiga butir peluru aktif, satu butir selongsong, kunci letter T dengan enam anak kunci, tiga unit sepeda motor jenis Honda CBR warna hitam BE 4199 JD, Supra X 125 BE 4592 GW, Yamaha Mio J tanpa plat nomor kendaraan dan beberapa plat kendaraan.

“Kasusnya masih dikembangkan, untuk mengetahui komplotannya,”ungkap Murbani Budi Pitono. (Koesma)