Sunday, 25 June 2017

Sudah Punya Anak Bini Masih Hamili Gadis ABG

Kamis, 2 Maret 2017 — 7:10 WIB
nnnn

USIA Widodo, 26, belum kepala tiga. Tapi sebagai lelaki ganasnya bukan main. Sudah punya anak bini, masih menghamili ABG anak tetangga sendiri. Taunya hamil ketika si bocah tidak mau sekolah. Orangtuanya pun segera melapor ke Polres Gunung Kidul. “Saya tak terima, anakku diacak-acak seperti ini,” kata ibu korban.

Gara-gara internet, kini banyak anak muda cepat dewasa. Banyak yang menikah karena “kecelakaan”. Pacar hamil setelah “uji coba” dari apa yang dilihatnya di jagad maya. Akibat berumahtangga yang terlalu dini tersebut, akhirnya banyak pasangan yang bubar terlalu dini pula.

Widodo warga Saptosari Kabupaten Gunung Kidul, ketika menikah tiga tahun lalu, usianya baru 23 tahun. Ibarat kata, kencing saja belum lempeng. Tapi di usia begitu muda tersebut dia rajin berselancar di internet lewat warnet. Bukan buka Google untuk cari ilmu yang bermanfaat, malainkan melihat gambar-gambar porno, di seputar permainan dunia suami istri.

Terlalu sering melihat gambar begituan, lama-lama Widodo ingin praktek. Pacarnya, Titik, 20, (kala itu) dijadikan medan kelinci percobaan. Ternyata mengasyikkan juga, sehingga akhirnya terjadi kecelakaan ranjang. Untuk menutup malu, orangtua segera mengawinkan mereka sebagai suami istri.

Pengalaman kecelakaan ranjang itu tak menjadikan Widodo kapok bermain api. Jusrtru semakin ketagihan, dan ingin menikmati barang baru, yang masih utuh buntelan plastik. Kebetulan dia punya tetangga, gadis ABG, namanya Painah, 16. Diam-diam gadis itu didekati dan dirayu-rayu.

Lewat pendekatan keuangan ala kadarnya, gadis kelas 3 SMP itu berhasil dirayu dan akhirnya digauli, bak istri di rumah. Entah berapa kali berbuat, tahu-tahu Painah hamil. Awalnya dia tak tahu seperti apa sih orang hamil itu. Hanya di sekolah kok Pak Guru mengatakan, “Kok tubuhmu sekarang berubah?”

Ternyata yang mengatakan demikian bukan hanya satu orang, sejumlah teman mengatakan begitu. Suasana itu sungguh tidak nyaman, sehingga Painah pilih mbolos sekolah. Orangtuanya pun menanyakan gerangan apa yang terjadi. “Saya kesal, tiap orang kok bilang badanku berubah, “kata Painah.

Orangtuanya segera membawa ke bidan, untuk jaga-jaga dari segala kemungkonan. Ternyata benar, Painah dinyatakan positip hamil 4 bulan. Siaapa pemegang saham mayoritasnya? Usut punya usut, Painah menyebut nama Widodo, tetangga sendiri. Keruan saja anak muda celamitan itu dilaporkan ke polisi. “Masa depan anak saya hancur, karena diacak-acak Widodo,” kata ibu Painah.

Kalau mainan, diacak-acak bisa dirapihkan lagi. (JPNN/Gunarso TS)