Monday, 19 November 2018

Ada Petugas Parkir, Kok Motor Diangkut dan Ban Dikempesin Juga

Jumat, 3 Maret 2017 — 20:31 WIB
Sepeda motor yang parkir di trotoar diangkut petugas. (Ifand)

Sepeda motor yang parkir di trotoar diangkut petugas. (Ifand)

JAKARTA (Pos Kota) – Sembilan sepeda motor diangkut dan 57 lainnya dikempesin akibat parkir sembarang di Jalan Dewi Sartika, Kramatjati, Jakarta Timur, Jumat (3/3). Motor diparkir di bahu jalan akibat trotoar yang dilebarkan Dinas Binamarga.

Saat ditertibkan petugas gabungan, pemilik sepeda motor hanya bisa pasrah kendaraannya diangkut petugas. Mereka menyayangkan petugas parkir yang memakai baju dishub karena menyebut parkir ditempat itu aman dan tak akan dirazia.

angkut

Dimas, 26,terdiam ketika sepeda motornya diangkut ke mobil truk. Menurutnya, ia parkir disitu karena sebelumnya ada petugas dari UP Perparkiran. “Saya kira selama ini resmi. Makanya dari pada mahal parkir di dalam selama ini parkir di pinggir jalan,” katanya, Jumat (3/3).

Atas hal tersebut, ia berupaya mencari keberadaan si petugas parkir. Namun, ketika dicari, petugas itu diketahui sudah menghilang. “Harusnya petugas parkir itu ditangkap juga Pak. Karena dia makanya banyak motor parkir disini,” ungkap Dimas.

Kepala Seksi Pengedalian Operasional Sudinhub Jakarta Timur, Slamet Dahlan mengatakan, penertiban tersebut sebagai tindak lanjut laporan warga akan keberadaan parkir liar tersebut. “Warga melaporkan trotoar berubah jadi tempat parkir liar,” katanya.

angkut

Dalam penindakan tersebut, kata Dahlan, pihaknya mengangkut sembilan sepeda motor dan 57 lainnya rodanya dikempesi. Pihaknya, terus melakukan operasi sampai trotoar itu tak lagi dikuasi parkir liar. “Saya imbau masyarakat agar tidak parkir di tempat yang dilarang. Penertiban ini juga dalam rangka memberi efek jera,” tegasnya.

Untuk motor-motor yang diangkut petugas, tambah Dahlan, langsung dibawa ke kantor Kecamatan Kramatjati. Nantinya pengendara akan dikenakan sanksi tilang karena parkir sembarangan. “Kami juga sudah berkordinasi dengan kecamatan Kramatjati untuk memberi sangsi ke pemilik toko yang ada di sekitar lokasi,” tegasnya. (Ifand/M13)