Wednesday, 14 November 2018

Kepala Sekolah Bantah Soal Kekhawatiran Siswa Tidak Bisa Ikuti Ujian

Kamis, 9 Maret 2017 — 17:07 WIB
Kepsek SMK Citra Negara Budiyono didampingi staf guru di sekolah tersebut. (anton)

Kepsek SMK Citra Negara Budiyono didampingi staf guru di sekolah tersebut. (anton)

DEPOK (Pos Kota) – Tim investigasi dari Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat wilayah I Bogor yang mengumpulkan data dan fakta berkaitan dengan keluhan sejumlah siswa SMA Negeri 5 Depok dan SMK Citra Negara, Kota Depok dilarang ikut ujan akhir sekolah jika tidak bayar SPP.

“Kepala sekolah SMA N 5 maupun SMK Citra Negara telah dipanggil untuk diminta menjelaskan permasalahan yang ada,” kata Kepala Balai Pelaksana Pengawasan Pendidikan (BP3) Wilayah I Bogor, herry Pansila didampingi Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan setempat, Akib Ibrahim, Kamis (9/3).

Pihak sekolah juga diminta membuat kronologis munculnya keluhan siswa tutur Herry Pansila.

Sebelumnya, diberitakan sejumlah siswa SMA N 5 dan SMK Citra Negara di Kota Depok ketar ketir tak dapat mengikuti ujian semester akibat belum melunasi SPP selama empat bulan.

Kepala Sekolah SMK Citra Negara Budiyono didampingi Lukman, guru , menegaskan tidak benar ada punggutan ke siswa termasuk larangan siswa mengikuti ujian jika tak lunas SPP. “Sudah hampir lebih dari 10 tahun menjadi Kepsek dan sekolah ini tak pernah menyuruh siswa pulang saat kegiatan belajar dan mengajar walaupun menunggak SPP terlebih mau mengikuti ujian,” ujarnya yang berharap orang tua murid seharusnya langsung menanyakan masalah berkaitan dengan kegiatan sekolah langsung ke guru, wakil kepala sekolah kepala sekolah sehingga informasinya akurat dan jelas.

Dengan jumlah siswa mencapai 900 anak dari kelas IX, X dan XI malah memperhatikan warga miskin termasuk siswa yang yatim piatu hanya membayar SPP sebesar Rp 50 ribu.

Hal senada dikatakan, Kepsek SMA N 5 Zakarsih, yang menegaskan semua siswa harus ikut ujian tanpa terkecuali. “Untuk punggutan uang sebesar Rp 5000/anak yang tak membawa kartu ujian usdah tak ada lagi. Itu dilakukan tahun 2016 lalu,” tuturnya. (anton)

  • Dhie Apriansah

    Jumat 10 Maret 2017 . jam 17:30 sepulang sekolah adik saya menangis karna tidak bisa mengijuti ujian try out hanya karena masalah pembayaran spp belum di lunasi. Adik saya bernama Septiana Purwanti Kelas XII yang bersekolah di SMK kesehatan LOGOS bojong gede.Saya minta solusi atas kejadian seperti ini ? Apakah harus di tidak ikut sertakan kedalam ujian try out tersebut hanya karna masalah pembayaran spp yg belum di lunasi. Sedangkan orang tua saya sudah mencicil tunggakan tersebut.