Tuesday, 17 September 2019

Mahasiswa Sukabumi Demo Terkait Membludaknya Pengangguran

Jumat, 10 Maret 2017 — 21:03 WIB
Mahasiswa Sukabumi unjuk rasa menyoroti tingginya angka pengangguran.

Mahasiswa Sukabumi unjuk rasa menyoroti tingginya angka pengangguran.

SUKABUMI (Pos Kota) – Masih membludaknya angka pengangguran di Sukabumi disoroti mahasiswa. Mereka berunjuk rasa ke Pendopo Negara Kabupaten Sukabumi, Jumat (10/3/2017).

Puluhan mahasiswa berasal dari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa asal Sukabumi (PB Himasi) dan Perhimpunan Aktivis Sukabumi (Petisi). Sambil membawa spanduk bertuliskan “Mahasiswa Menggugat”, mereka melakukan orasi secara bergantian.

Sekjen PB Himasi Eki Rukmansyah menuturkan semakin hari pengangguran di Sukabumi bertambah banyak. Padahal, di Sukabumi berdiri sejumlah pabrik besar baik skala nasional maupun internasional.

“Seharusnya perusahaan-perusahan itu bisa menampung tenaga kerja lokal. Kenyataannya banyak yang menampung pekerja dari luar daerah,” cetusnya.

Kondisi itu, lanjut Eki, menunjukkan ketidakseriusan Pemkab dalam menyikapi masalah pengangguran. Salah satunya agar Pemkab membuat peraturan daerah tentang keharusan  perusahaan memberdayakan masyarakay lokal atau sekitar pabrik.

Menanggapi tuntutan mahasiswa itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Kabupaten Sukabumi Ade Mulyadi Pemkab sudah maksimal menekan angka pengangguran. Caranya membuat surat edaran kepada perusahaan agar memberikan informasi ketika ada lowongan kerja di perusahaannya.

“Cara lainnya yakni memberikan pelatihan kepada para pencari kerja. Pada 2017 ini ditargetkan sebanyak 6.000 orang yang akan diberikan pelatihan di berbagai bidang misalnya las, mebeul, pengolahan pertanian, dan bidang lainnya,” tandasnya. (sule/win)