Sunday, 26 March 2017

Banyak Balita Belum Dapatkan Asupan Buah dan Sayur yang Cukup

Sabtu, 11 Maret 2017 — 17:19 WIB
sayur

JAKARTA (Pos Kota) – Buah dan sayur adalah salah satu komponen penting dalam menu makanan sehat dan bergizi yang bermanfaat dalam mendukung pertumbuhan optimal anak. Namun sayangnya, masih banyak anak yang tidak mendapatkan porsi harian sesuai dengan kebutuhan yang direkomendasikan.

“Sekitar 97 persen anak di bawah usia lima tahun tahun (Balita) di Indonesia tidak mengkonsumsi cukup buah-buahan dan sayuran,” papar dr. Frieda Handayani Kawanto, Sp.A(K), konsultan Gastrohepatologi Anak di sela peluncuran  PAUD Healthy Eating Habit (HEH) SGM Eksplor Buah dan Sayur, kemarin.

Padahal, buah dan sayur merupakan sumber pokok mineral dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh. Dimana mineral dan vitamin tidak bisa diperoleh dari jenis makanan lainnya.

Frieda mengingatkan konsumsi buah dan sayur dalam jumlah cukup penting untuk kesehatan saluran cerna optimal, baik bagi anak maupun orang dewasa. Kesehatan saluran cerna itu sendiri berpengaruh besar pada tingkat kesehatan seseorang dalam keseharian hingga usia lanjut.

Sebagai upaya menanamkan kebiasaan makan buah dan sayur sejak dini, SGM Eksplorer Buah dan Sayur luncurkan program PAUD Healthy Eating Habit (HEH) yang akan dilaksanakan di 20 PAUD di daerah Jakarta, Tangerang dan Jawa Barat. Program ini merupakan salah satu cara untuk mewujudkan Indonesia sehat dan menanamkan kebiasaan mengkonsumsi buah dan sayur sejak kecil.

“Setiap orang tua sebaiknya memiliki pengetahuan yang cukup tentang manfaat serat sehingga dapat jeli dalam memilih dan memberikan makanan yang berserat tinggi yang terdapat pada buah dan sayur kepada anak,” papar Diana Beauty, Brand Manager SGM Eksplor Buah & Sayur.

Serat lanjutnya akan membuat anak merasa kenyang dan membuat saluran cerna bergerak aktif. Diet tinggi serat mencegah anak mengalami sembelit (konstipasi).

Serat juga mengandung vitamin dan mineral yang dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit tidak menular (non-communicable disease) seperti penyakit jantung, beberapa jenis kanker, dan obesitas.”

Tahun lalu program PAUD Healthy Eating Habit telah dilakukan pada 6 PAUD di Jakarta. Tahun ini program yang sama akan menjangkau 20 PAUD di Jakarta, Tangerang, Banten dan Jabar.

“Kita berupaya memperkenalkan dan meningkatkan kesukaan anak terhadap buah dan sayur melalui cara yang menyenangkan,” tandasnya.

Seluruh rangkaian program akan berlangsung selama 6 minggu di 10 PAUD. Program ini meliputi penyediaan makanan bergizi, buah-buahan dan sayur-mayur, serta susu pertumbuhan SGM Eksplor dengan Buah & Sayur bagi 1,000 anak didik di PAUD. (Faisal)