Saturday, 25 November 2017

Tewaskan Tiga Orang, Sopir dan Kenek Bus Menyerahkan Diri ke Polisi

Senin, 13 Maret 2017 — 22:11 WIB
Bus yang menabrak beberapa kendraan dan menewaskan tiga orang

Bus yang menabrak beberapa kendraan dan menewaskan tiga orang

PURWAKARTA (Pos Kota) – Sopir dan kernet bus maut yang menerjang sejumlah kendaraan di turunan Jembatan Sasak Beusi, akhirnya menyerahkan diri, Senin (13/3) sore.

Sopir dan kernet Bus Primajasa, Rusmana, 41 dan Asep Sobarna, 32, diketahui pasca- tabrakan menewaskan tiga pengendara sepeda motor menghindar dari amuk massa.

Kepada penyidik Unit Laka Lantas Polres Purwakarta, kedua awak bus jurusan Garut-Bekasi menolak dibilang kabur. “Kami cuma menyelamatkan diri khawatir oleh massa,” ujar Rusmana dan Asep bersahutan.

Kata Rusmana, sebagai bentuk pertanggungjawaban maka ia dan kernet mendatangi Mapolres Purwakarta. “Kalau kabur, enggak mungkin nongol ke sini atuh,” ujarnya.

Kanit Laka Polres Purwakarta Iptu Samosir menyebutkan, kedua awak buat bersikap kooperatif dengan menyerahkan diri. “Kepada kami, mereka bilang menghilang untuk menyelamatkan diri,” ungkapnya.

Kepadanya juga, sopir mengaku bahwa tabrakan itu murni karena rem tak berfungsi dengan baik. “Awak bus bilang rem blong,” ujarnya.

Kepada penyidik, sopir menyebutkan telah menempuh upaya peringatan saat busnya bermasalah pada fungsi rem dengan membunyikan klakson berharap kendaraan yang berada di depan menepi.

“Alasan sopir menerobos jalur berlawanan karena di jalurnya (searah) padat kendaraan. Maka dibuang ke kanan masuk jalur berlawanan hingga menubruk sejumlah kendaraan di depannya,” ujarnya.

Kernet bus Asep menambahkan, telah mencoba menghentikan laju bus dengan mengganjal ban pakai kayu. “Saya loncat keluar bus mengganjal ban pakai kayu tapi tak berhasil. Bus terus nyelonong turun kebawah,” jelasnya.

Kedua awak bus dijerat Pasal 359 KUHP tentang kelalaian dengan ancaman hukum satu tahun penjara.

Seperti diberitakan poskotanews, diduga rem blong Bus Primajasa menabrak dua kendaraan angkot dan pribadi serta empat sepeda motor mengakibatkan tiga orang tewas dan tiga lainnya luka luka.

Ketiga korban tewas yakni Eliyatur Tampubolon, 43, warga Kampung Selaeurih Jatiluhur, Eki Rustandi, 27 warga Cidadapan, Anjun, Kecamatan Plered, dan Abdul Arip Rahman, 42 warga Cipami , Citeko, Plered. (dadan)