Sunday, 18 November 2018

Dianiaya Karena Facebook, Siswi Kelas 6 SD Lapor ke Polisi

Selasa, 14 Maret 2017 — 18:06 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

BOGOR (Pos Kota) – Seorang siswa  SDN Cinangka 2 Bogor, Jawa Barat menjadi korban kekerasan oleh orangtua murid.

Korban dituduh telah membuka Facebook anak pelaku.  HW  (12) yang tak terima  dianiaya  lalu bersama orangtuanya melapor ke Mapolsek Ciampea Polres Bogor.

HW, pelajar Sekolah Dasar ini merupakan warga Perumahan Griya Salak Asri, Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor.

Dalam laporan di Polsek Ciampea, korban mengaku, dianiaya Jj ayah An yang tak lain rekan satu kelasnya. “Saya dipukul oleh Jj, ayah teman saya. Saya dituduh membuka Facebook An. Saya dan An, satu kelas,”kata HW

Krisna Jaya 39, ayah korban meminta, agar kekerasan fisik terhadap anaknya dituntaskan di pengadilan.

Menurut Krisna Jaya, kejadian berawal dari pengaduan An kepada Jj bahwa HW telah membajak acount sosial Facebook miliknya lalu menulis kata kata yang tidak senonoh di laman Facebook An.

Merasa tak berbuat, korban membantah tuduhan An, rekannya itu. Bahlan korban sempat marah ke An.

An yang dimarahin HW, lalu menangis. Setibanya dirumah dari sekolah, An bercerita kepada orangtuanya.

Mendengar penuturan puterinya, Jj naik pitam. Ia lalu mendatangi korban yang masih ada di sekolah. Jj yang tiba di depan kelas, lalu memanggil korban. Pelaku langsung menjambak dan memukul korban.

Krisna Jaya yang tidak terima anaknya di aniaya, lalu melapor ke Polsek Ciampea.
Kapolsek Ciampea, Kompol I Nyoman Wibawa, mengaku kasusnya masih didalami.
Keterangan beberapa saksi termasuk pihak sekolah membenarkan, jika HW dianiaya orangtua salah satu siswi.

“Kasusnya dalam penanganan penyidik. Pihak sekolah membenarkan telah terjadi pemukulan di sekolah yang dilakukan oleh orangtua An,”kata Kompol Nyoman kepada wartawan Selasa (14/3). (yopi)