Monday, 24 September 2018

Jokowi Undang Investor Korsel Garap Ekonomi Kreatif dan Pariwisata

Selasa, 14 Maret 2017 — 18:10 WIB
Presiden Jokowi pada acara saat menghadiri Chosun Ilbo Indonesia-Korea Business Summit, di Hotel Shangri-La, Jakarta,(ist)

Presiden Jokowi pada acara saat menghadiri Chosun Ilbo Indonesia-Korea Business Summit, di Hotel Shangri-La, Jakarta,(ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Korea Selatan (Korsel)  merupakan  negara investor terbesar ketiga di Indonesia. Sebab itu, Presiden Jokowi mengajak negara tersebut untuk terus meningkatkan investasinya.

Demikian disampaikan Jokowi pada acara saat menghadiri Chosun Ilbo Indonesia-Korea Business Summit, di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (14/3). Presiden menawarkan pilihan para investor dari negeri ginseng itu untuk berinvestasi di sektor lain yaitu di bidang ekonomi kreatif dan pariwisata.

“Perusahaan-perusahaan Korsel telah berkontribusi besar kepada sektor industri kita, industri baja dan petrokimia. Dan Korsel memiliki pabrik sepatu dan tekstil yang mempekerjakan lebih dri 900.000 pekerja Indonesia,” kata Kepala Negara.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Menteri Perdagangan, Industri, dan Energi Korea Selatan Joo Hyung-Hwan, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf dan Pimpinan Chosun Ilbo Bang Sang-hoon.

Menurut Presiden, meskipun saat ini kita tengah berada di dalam era revolusi industri keempat, dimana hampir semua barang diproduksi dengan berbasis teknologi, namun produk dengan “sentuhan tangan” dengan unsur humanis masih menjadi suatu hal yang penting.

“Di era seperti sekarang ini, masyarakat kita akan beralih ke sesuatu hal yang dapat memberikan mereka pengalaman, petualangan yang dapat menciptakan kenangan. Untuk itu, ekonomi kita juga harus lebih condong ke sektor jasa, seperti pariwisata, dan ekonomi kreatif,” ujar Jokowi.

Dalam hal tersebut, kata Jokowi. Indonesia merupakan tempat yang cocok untuk berinvestasi.  Indonesia memiliki kekayaan dalam hal budaya, tradisi, dan berbagai jenis kerajinan. ‪“Dalam hal seni, kita memiliki kekayaan bakat terutama di sektor industri kreatif,” ungkap Presiden.