Wednesday, 26 September 2018

Duet Jokowi-Ahok Pada Pilpres 2019, Megawati: Saya Tahu Pokoknya

Rabu, 15 Maret 2017 — 16:25 WIB
Megawati Soekarnoputri bersama Ahok dan Djarot di Rumah Lembang, Jakarta Pusat. (ikbal)

Megawati Soekarnoputri bersama Ahok dan Djarot di Rumah Lembang, Jakarta Pusat. (ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Nama Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengemuka saat Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri secara spontan melemparkan nama calon presiden dan wakil presiden yang akan diusung pada Pilpres 2019. Pertanyaan ini dilontarkan Mega saat memberi pengarahan pada relawan Ahok-Djarot di Rumah Lembang, Jalan Lembang No 27, Jakarta Pusat, Rabu (14/3/2017).

Awalnya Presiden ke-5 Indonesia ini memberikan informasi mengenai agenda politik pada 2018 dan 2019. Megawati mengatakan masih ada Pilkada serentak pada 2018 yang harus dihadapi. Menurutnya jika memenangkan Pilkada DKI Jakarta, maka akan membuka jalan untuk Pilkada 2018.

“Nanti 2018 ya kita begini lagi, jumlahnya 171 lebih banyak loh. Jadi kalau Jakarta ini menang insyaa Allah (daerah) yang lain-lain bisa ikut (menang) juga,” kata Megawati.

Ketua Umum PDI Perjuangan ini menambahkan setelah Pilkada serentak 2018, mereka juga akan menghadapi pemilihan presiden 2019. Saat Megawati menanyakan calon yang akan diusung, serentak relawa menyebut Jokowi-Ahok sebagai pasangan presiden dan wakil presiden.

“Nah nanti 2019 itu persiapan (pemilihan) presiden loh. Kalau dari sekarangg saya tanya boleh dong, siapa (calonnya)?” tanya Mega.

“Jokowi-Ahok..Jokowi-Ahok” teriak relawan kompak.

“Ya sudah nggak usah teriak-teriak, kan itu baru 2019. Ya udah deh, saya tahu pokoknya,” tandas Megawati sambil terkekeh.

Djarot Saiful Hidayat yeng mendampingi juga terlihat tertawa saat mendengar pernyataan Megawati. Sedangkan Ahok yang berdiri di samping kanan nampak tak memperhatikan perkataan ibunda Puan Maharani itu. (ikbal/yp)