Thursday, 27 April 2017

Reality Show, Kok Begitu?

Kamis, 16 Maret 2017 — 6:21 WIB
ngagetin

PERNAH menyaksikan seorang calon pembeli di satu mal sedang memilih barang, tiba-tiba muncul kepala orang dari dalam kotak dagangan? Lalu sang pembeli menjerit, karena terkejut?

Lalu ,dengan seenaknya pelaku tertawa terbahak-bahak melihat korban yang pucat pasi? Nah, masih banyak lagi, acara kaget-kagetan semacam ini, baik itu produksi local maupun dari luar.

Masih perlukan acara seperti ini. Atau bahasa kerennya, mendidikkah? Jawabannya, kalau mau dibikin polling, orang banyak akan bilang; ’nggak lah yauw!’

Hanya ingin saling mengingatkan. Ya, dari pada kebablasan, merenggut korban dengan sia-sia. Bayangkan saja, seandainya korban itu punya penyakit jantung. Apa jadinya?

Jadi bukan mau merecoki atau ikut campur urusan acara kayak begituan. Tapi kan banyak acara hiburan yang bisa ditampilkan, selain reality show yang bikin ‘kaget’ dan jantung copot? Ya,kalau hanya sekadar bikin kaget, tapi apa jadinya jika korban yang ‘terjebak’ itu tewas?

Dan sudah ada korban. Acara reality show itu ditiru sebagai prasarana membunuh orang. Nggak tanggung-tanggung korbannya adalah orang penting dari satu negara di Asia.

Celakanya, si pelaku juga diduga sebagai korban, karena dia pikir apa yang dilakukan itu adalah main-main, seperti acara kaget-kagetan yang sering dia tonton di TV.

Ya, nasib deh! Hukum nggak pandang bulu, mau ngerti nggak ngerti, harus ditanggung resikonya. Begitu! -massoes