Monday, 18 December 2017

Remaja Prancis Lakukan Penembakan Massal di Sekolah, 10 Orang Luka

Jumat, 17 Maret 2017 — 10:39 WIB
Murid-murid berkumpul di luar gedung sekolah tempat terjadinya penembakan massal. (reuters)

Murid-murid berkumpul di luar gedung sekolah tempat terjadinya penembakan massal. (reuters)

PRANCIS – Setidaknya 10 orang terluka saat seorang remaja melepaskan tembakan di sebuah SMA di Grasse, tenggara Prancis. Menurut pejabat berwenang, motif pelaku menyerang teman sekolahnya, karena hubungan sosial yang kurang baik.

“Motivasi pelaku tampaknya terkait dengan hubungan buruknya dengan siswa lain di sekolah,” kata jaksa Grasse, Fabienne Atzori, seperti dilansir Reuters, Jumat (17/3/2017).

Atzori mengungkapkan, awalnya pelaku yang tak disebutkan identitasnya tersebut memasuki ruang kelas mencari seseorang. Setelah ia pergi, kepala sekolah meminta murid lainnnya untuk bersiaga dan berusaha menenangkan pelaku. Namun, pelaku justru menembak sang Kepala sekolah hingga roboh.

Dalam penggeledahan usai penangkapan, pelaku diketahui tidak hanya embawa satu jenis senjata untuk melakukan serangan di sekolahnnya.

“Remaja itu juga membawa amunisi, pistol, granat dan tampaknya sebuah bom rakitan. Ia ditangkap tanpada ada perlawanan di sekolah,” jelas Atzori.

Dalam pemeriksaan terungkap, jika pelaku mendapat inspirasi untuk melakukan serangan setelah melihat video penembakan massal. “Penyelidikan pertama menunjukkan ia telah menonton video pembunuhan massal di Amerika,” ujar juru bicara Kementerian Dalam Negeri. (embun)