Thursday, 23 November 2017

Pos Lintas Batas Negara Harus Tingkatkan Ekonomi Rakyat

Sabtu, 18 Maret 2017 — 1:39 WIB
Jokowi saat meresmikan meresmikan PLBN Aruk di Kabupaten Sambas, Jumat (17/3). (Ist)

Jokowi saat meresmikan meresmikan PLBN Aruk di Kabupaten Sambas, Jumat (17/3). (Ist)

JAKARTA (Pos Kota) – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) tidak hanya berfungsi untuk pengurusan administrasi di wilayah perbatasan, tapi juga harus dapat menjadi titik pertumbuhan ekonomi.

Demikian disampaikan Jokowi saat meresmikan meresmikan PLBN Aruk di Kabupaten Sambas, Jumat (17/3). Dalam kunjungannya ke Kalimantan Barat, Kamis (16/3) Jokowi meresmikan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Nanga Badau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Kali ini, Jokowi berharap agar PLBN Aruk di Kabupaten Sambas dapat meningkatkan kegiatan ekonomi di perbatasan. “Bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat. Terutama kita ingin pos-pos ini bisa kita pakai untuk akses produk-produk lokal, produk-produk Indonesia ke negara tetangga,” ucap Kepala Negara.

Dengan cara-cara seperti ini, menurut Jokowi, akan mempercepat PLBN menjadi titik pertumbuhan ekonomi di perbatasan. Seperti di PLBN Badau, dimana terdapat ekspor CPO sebanyak 70 ribu metrik ton. “Tahun ini naik menjadi 100 ribu metrik, kesempatan harus diambil,” ucap Presiden.

‪Presiden juga berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah, baik dari gubernur, bupati maupun walikota agar mempersiapkan produk unggulan daerah tersebut untuk dapat bersaing di pasar internasional.

‪”Harus menyiapkan produk-produknya agar bisa kompetitif, memiliki kualitas yang baik, agar bisa diterima untuk pasaran ekspor,” kata Presiden.

‪Bahkan,Jokowi mempersilakan bila negara tetangga dimanfaatkan sebagai jembatan menuju pasar internasional. “Dari sini lewat Kuching bisa ke negara lain, tidak apa-apa, kenapa tidak? Tapi jangan sampai (produk) dari sana masuk kebanyakan ke sini,” ucap Jokowi. (Johara)