Tuesday, 18 September 2018

Dicerai Istri Karena Jatuh Miskin, Mati Gantung Diri

Minggu, 19 Maret 2017 — 13:54 WIB
*Illustrasi

*Illustrasi

LAMPUNG (Pos Kota) – Depresi diceraikan istri karena jatuh miskin, Parsono (50) mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di dalam kamar rumahnya di Pekon Pandan Sari Selatan, Pringsewu pada Minggu (19/3/2017).

Korban pertama kali ditemukan oleh anak korban Dian (21) yang mau mengantarkan makanan sekitar pukul 07.00 WIB.

Pada saat Dian memanggil-manggil ayahnya sambil membawa sarapan tidak ada sahutan akhirnya Dian memanggil suaminya untuk mendobrak pintu belakang dan saat itulah Dian melihat ayahnya tergantung di pintu kamar dalam kondisi sudah tewas, leher terlilit tali tambang warna biru dan lidah menjulur tergigit.

Dian lalu meminta tolong warga dan melapor ke Polsek Sukoharjo.

“Ayah saya tadinya usahanya maju jual beli hasil bumi, tapi belakangan kena tipu bangkrut. Ibu saya lalu minta cerai kira kira baru satu minggu ini cerainya. Ayah jadi tinggal sendirian di rumah dan saya tiap pagi mengantarkan makanan karena rumah kami berdekatan,” ujar Dian saat menjelaskan ke polisi.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Sulistyaningsih, membenarkan adanya laporan warga yang tewas bunuh diri karena masalah keluarga.

(koesma/sir)