Sunday, 26 March 2017

Istri Ditolong Tetangga Suami Dimakan Cemburu

Minggu, 19 Maret 2017 — 5:08 WIB
boncengan

GENERASI muda mentah ya si Paryono, 21, warga Sukro Indramayu (Jabar). Punya istri, kerjanya petentang-petenteng doing. Giliran istri dibantu tetangga untuk cari duit menutup kebutuhan sehari-hari, eh malah Sardi, 22, digebuki Paryono sampai tewas. Dia cemburu, karena menduga Sardi main gila.

Dewasa ini semakin banyak generasi mentah, tak laku jual di pasar kerja. Usia baru 20 tahunan sudah berani menikah, karena keseringan nonton gambar porno. Padahal dia belum bisa membiayai keluarga, belum punya tanggungjawab keluarga. Kerjanya hanya petentang-petentang doang. Maka anak-anak hasil produksinya hanya jadi beban para mertua.

Paryono warga Sukra, Kabupaten Indramayu termasuk bagian dari anak muda mentah yang hanya jadi beban negara . Belum punya pekerjaan tetap sudah berani menikahi anak orang. Akhirnya yang repot pihak mertua, karena cucu harus menjadi bebannya, gara-gara mantu modal tit……eh burung doang!

Istri Paryono, Kasni, 20, benar-benar menderita. Suami tak punya pekerjaan, kerjanya hanya petentang-petenteng doang di atas sepeda motor. Diminta cari kerja, jawabnya: memangnya gampang cari kerja. Bagi Paryono, ketimbang cari kerja yang belum jelas, mendingan hura-hura terus bersama teman-teman, sampai malam.

Beberapa hari lalu Kasni malam-malam ingin ke rumah kakaknya di Idramayu, untuk ambil duit sebagai penutup anggaran. Mestinya dia bersama suami ke sana, tapi Paryono malah sibuk kelayapan dengan teman-temannnya. Terpaksa Kasni minta tolong pada Sardi yang tetangga sendiri juga.

Sebetulnya Sardi tak mau, tapi karena Kasni butuh duit banget dan waktunya sudah malam, dia akhirnya kasihan pada bini Paryono itu. Dengan sepeda motor keduanya menuju ke kotra Indramayu. Niat Sardi lilahi ta’ala hanya untuk menolong tetangga, tak ada motif lain.

Di jalan motor yang dikendarai Sardi ketemu Paryono dan kawan-kawan. Dasar otak bebal, Paryono melihat pemandangan itu langsung cemburu, bukan bertanya dulu kenapa bininya sampai dibonceng tetangga ke Indramayu segala. Bawaannya curiga melulu, Paryono menuduh bahwa Sardi akan mengajak istrinya selingkuh.

Kasni sudah menjelaskan apa maksud sebenernya ke Indramayu malam-malam, tapi Paryono tidak percaya. Langsung saja Sardi dianiaya. Kasni sudah mencoba melindungi Sardi dari keroyokan suami dan kawan-kawan, tapi malah ditempeleng pula. Selanjutnya Sardi dibuat bancakan Paryono bersama dua temannnya. Begitu teganya, Paryono menghantam kepala Sardi dengan batu besar hingga tewas seketika.

Paryono dan dua temannnya kini ditahan di Polsek Sukro, sementara Sardi dimakamkan esok paginya, sebagai pahlawan bagi keluarga Kasni. Paryono si otak bebal hanya bisa menyesali nasib, masuk penjara minimal 5 tahun karena terbawa emosi.

Paryono pasti otaknya di dengkul tuh. (JPNN/Gunarso TS)