Tuesday, 25 July 2017

Perbaiki Saluran, Nenek-nenek Tertimbun Longsor

Minggu, 19 Maret 2017 — 20:01 WIB
Jenazah Juwaedah, dikerumini para pelayat di ruimahnya di Kampung Cipari, Kabupaten Garut.

Jenazah Juwaedah, dikerumini para pelayat di ruimahnya di Kampung Cipari, Kabupaten Garut.

BANDUNG (Pos Kota) – Seorang ibu tua Juwaedah,65, warga Kampung Cipari, Desa Meklarwangi, Kabupaten Garut, tewas tertimbun tanah longsor, Sabtu (18/3) petang. Jenazah korban baru ditemukan dua jam kemudian setelah petugas dan warga melakuklan pencarian.

Nurjanah, 49, anak korban, menjelaskan, peristiwa naas yang menimpa ibu kandungnya itu Sabtu sore. Saat itu bersama ibunya dia melakukan perbailkan saluran air yang meluap akibat banjir.

Saat sedang bekerja, kata dia, tebing belasan meter yang berjarak 100 meter dari rumahnya ambrol dan menimpa korban. “Saya lari menyelamatkan diri tapi ibu terlambat lari hingga tertimpa longsoran tanah,“ ujarnya sambil menangis.

Ketika korban tertimbun tanah, ia berteriak minta tolong. Warga yang datang ke lokasi langsung berusaha mencari korban. Setelah dilakukan pencarian, jenazah korban baru ditemukan dua jam sejak kejasidan tapi sudah dalam keadaan meninggal.

Polisi setelah melakukan pemeriksaan, dan Minggu pagi (19/3) jenazah sudah dimakamkan di TPU setempat. (Dono/us)