Thursday, 27 April 2017

Hindari Bangunan Liar, Bongkaran Kali Kresek Ditanami Pohon

Senin, 20 Maret 2017 — 21:12 WIB
Sejumlah petugas PPSU sedang melakukan penanaman pohon disepanjang pinggir kali kresek. (wandi)

Sejumlah petugas PPSU sedang melakukan penanaman pohon disepanjang pinggir kali kresek. (wandi)

JAKARTA (Pos Kota) –  Pasca penertiban puluhan lapak kayu dan bangunan liar di sepanjang Kali Kresek RW 04 dan 07, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Lagoa, melaksanakan penamaman pohon peneduh.

Ini dilakukan selain untuk mengantisipasi tidak akan diserobot lagi juga untuk penghijauan. Camat Koja, Yusuf Madji, mengatakan penanaman pohon ini dilakukan agar daerah yang telah dibongkar tersebut tidak kembali berdiri lapak kayu dan bangunan liar.

“Ada 100 pohon peneduh yang kita tanam. Di sampingi itu  dengan adanya penaman pohon juga sebagai antisipasi bahaya pemanasan global,”katanya, Senin (20/3).

Untuk jenis pohon yang ditanam tersebut yakni, 25 pohon asem, 25 pohon trembesi, 25 pohon tanjung serta 25 pohon kenari. Diharapkan dengan adanya penanaman pohon ini selain akan membuat kawasan tersebut teduh juga mengantisipasi terjadinya penyerobotan lahan lagi.

“Kami mengajak warga untuk bersama merawat pohon karena dengan banyak pohon maka udara bersih dapat dengan muda kita raih,”terang Yusuf Madjid.

Sementara itu, Abdul Rohman,45, salah seorang  warga mengaku mendukung penanaman pohon yang ada disepanjang kali Kresek. Menurutnya, memang selama ini di kawasan tersebut sangar gersang dan banyak bangunan liar.

“Kami sangat mendukung penanaman pohon yang ada sepanjang pinggir kali Kresek ini sebeb selama ini memang terlihat gersang. Nanti jika pohon-pohon ini sudah besar dipastikan kawasan ini akan menjadi teduh,” terang Abduk Rohman. (wandi/win)