Saturday, 22 July 2017

ISIS Klaim Militan yang Tewas di Suriah Bukan Bahrumsyah

Senin, 20 Maret 2017 — 11:27 WIB
Bahrumsyah dalam video ajakan untuk bergabung ISIS, yang tersebar pada tahun 2014. (ist)

Bahrumsyah dalam video ajakan untuk bergabung ISIS, yang tersebar pada tahun 2014. (ist)

KABAR tewasnya komandan ISIS asal Indonesia, Bahrumsyah, disangkal kelompok ekstrim tersebut. ISIS mengatakan jika yang tewas di Suriah belum lama ini merupakan warga negara Uzbekistan

Sidney Jones, direktur Institute for Policy Analysis of Conflict (IPAC) yang berbasis di Jakarta mengatakan jika media banyak keliru mengutip berita dari Al-Masdar News. Disebutkan bahwa militan yang tewas Abu Muhammad Uzbekistan, bukan Abu Muhammad al Indonesi (julukan bagi Bahrumsyah).

“Itu bukan Bahrumsyah. Orang yang tewas itu tidak berasal dari Indonesia. Menurut ISIS, ia berasal dari Uzbekistan,” ujar Jones dilansir Asian Correspondent, Senin, (20/3/2017).

(Baca : Pentolan ISIS Asal Indonesia, Tewas Dalam Serangan Bunuh Diri)

Kepolisian Indonesia hingga saat ini memang belum mengkonfirmasikan kabar kematian Bahrumsyah di Suriah. Ketika dikonfirmasi beberapa waktu lalu, kepolisian mengatakan belum berani membenarkan berita tersebut karena belum mendapat informasi akurat.

Sebelumnya diberitakan, seorang WNI yang diduga Bahrumsyah, tewas saat melakukan serangan bom mobil di Suriah.

Nama Bahrumsyah mulai dikenal saat  pertama kali muncul dalam sebuah video kontroversial mengenai perekrutan anggota ISIS pada tahun 2014. Dalam video tersebut, mengajak warga Indonesia, Malaysia, dan negara lainnya di Asia Tenggara untuk bergabung dalam ISIS.

Di Suriah, terdapat tiga WNI yang menduduki peranan penting dalam ISIS, yakni Bahrun Naim, Bahrumsyah, dan Salim Mubarok alias Abu Jandal. Tiga WNI tersebut juga disebut-sebut sebagai dalang dari berbagai rencana teror di Indonesia. (embun)