Friday, 22 September 2017

Lapor Bini Hamili Janda Langsung Gantung Diri

Senin, 20 Maret 2017 — 6:58 WIB
gantungdiri-

BAGI Kemino, 36, bunuh diri itu agaknya masalah sepele. Dari Madiun ke Jakarta untuk memberi tahu istri bahwa barusan hamili janda, sampai rumah lagi langsung gantung diri. Soalnya, Paini, 41, tak merestui suami poligami. Sedangkan Kemino kadung janji semua masalah bisa diselesaikan. Nggak tahunya………

Teori ilmu rumahtangga apapun tak ada yang membenarkan bahwa pasangan suami istri boleh berjauhan. Namanya suami istri yang harus selalu berdekatan dalam serumah, dalam sekamar. Dalam serumah saja setan suka numpang lewat, apa lagi berjauhan, pasti setan semakin leluasa menggoda iman keluarga itu. Dan sudah begitu banyak rumahtangga hancur gara-gara keluarga yang berjauhan.

Kemino yang tinggal di Maospati Madiun, menikah dengan Paini beberapa tahun lalu. Pekerjaan sehari-hari Kemino buruh serabutan, sedangkan Paini jadi pembantu di Jakarta. Karena sama-sama setia pada profesi masing-masing, sudah beberapa tahun ini pasangan keluarga itu berjauhan. Madiun jauh dari Jakarta, yang satu manyun yang satu bengong saja.

Kemino sering kesepian, sehingga dia pacaran dengan janda muda sampai kemudian hamil. Sebagaimana lazimnya wanita korban kecelakaan ranjang, tentu saja perempuan itu minta tanggungjawab Kemino. Ternyata lelaki ini tak bisa memutuskan, sehingga menyusul istrinya ke Jakarta, untuk membicarakan kemelut rumahtangga itu.

Paini awalnya tak tahu, kenapa musti disusul ke Jakarta untuk pulang ke Madiun. Setelah tiba di rumah Jiwan, Madiun, baru paham. Ternyata suami terus terang telah menghamili janda tetangganya. Dia siap menikahi dengan catatan Paini dimadu.

Meski selama ini sebagai istri tak menjalankan fungsi ibu rumahtangga, ketika suami usul untuk mempoligami dirinya, ternyata keberatan juga. Dia tak mau suaminya poligami. Sok-sokan amat. Ngempani bini satu saja tidak mampu, malah mau kawin lagi. Mau dikasih apa istrinya. “Pokoknya saya tidak mau dimadu, titik!” tegas Paini.

Diveto istri semacam itu, Kemino jadi bingung. Bagaimana akal? Membatalkan perkawinan dengan si janda juga tak mungkin. Karena sana-sini bingung, akhirnya Kemino ambil jalan pintas. Dia gantung diri dengan tambang plastic, tepat di blandar rumahnya. Selamat tinggal dunia, semua urusan selesai.

Kemino gak sempat live lewat FB. (JPNN/Gunarso TS)