Saturday, 22 July 2017

Nilai Luhur Bangsa Memudar, Ketua MPR Ajak Anggota Berbenah

Senin, 20 Maret 2017 — 17:08 WIB
Ketua MPR , Zulkifli Hasan (timyadi)

Ketua MPR , Zulkifli Hasan (timyadi)

JAKARTA (Pos Kota) –  Ketua MPR Zulkifli Hasan mengaku  risau dengan kondisi kebangsaan akhir-akhir ini, terutama karena nilai keindonesiaan terus memudar. Karena itu dia menyerukan kepada anggota MPR untuk terus berbenah menghadapi situasi kebangsaan tersebut.

“Tugas semakin berat karena nilai-nilai luhur ke-Indonesia-an terus memudar. Kami di MPR akan terus berbenah dengan kinerja yang lebih baik, bersih dan transparan,” ujar Zulkifli Hasan saat melantik tiga anggota MPR Pergantian Antar Waktu (PAW), Senin (20/03/2017).

Mereka yang dilantik adalah Mardani Ali Sera dari FPKS menggantikan Sa’duddin, Nawafie Saleh dari FPG menggantikan Airlangga Hartarto dan Tutik Kusuma Wardhani dari Fraksi Partai Demokrat. Hadir dalam pelantikan anggota baru itu Wakil Ketua MPR Mahyudin dan E.E Mangindaan serta Sesjen MPR Ma’ruf Cahyono.

Selaku Ketua, Zulkifli Hasan mengajak tiga anggota yang baru dilantik tersebut untuk memperkuat MPR, khususnya dalam upaya merekat kebhinnekaan.

“Sekarang banyak yang lebih mengutamakan kelompok dan golongannya. Kalau bukan sekelompok dianggap musuh, kalau bukan segolongan dianggap lawan dan dibenci. MPR harus kerja lebih keras agar nilai-nilai luhur bisa menjadi perilaku seluruh rakyat Indonesia,” kata Zulkifli.

Ketua MPR kembali menegaskan bahwa ikhtiar mensosialisasikan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya tugas MPR, tapi tugas seluruh elemen bangsa, khususnya Pemerintah.

“Saya bersyukur dan mengapresiasi Pemerintah yang membentuk Lembaga Pemantapan Pancasila. Semoga sosialisasi dan pemasyarakatan nilai-nilai luhur akan lebih intens,” tutupnya. (timyadi/win)