Wednesday, 20 September 2017

Pengendara Kaget Harus Bayar Pajak di Mobil Keliling Samsat

Senin, 20 Maret 2017 — 20:09 WIB
Sejumlah petugas UPT Samsat Ciputat saat melakukan razia sepeda motor (anton)

Sejumlah petugas UPT Samsat Ciputat saat melakukan razia sepeda motor (anton)

TANGSEL (Pos Kota) – Puluhan pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas di Jalan Raya Padjajaran, Kelurahan Pamulang Barat, sempat kaget dan kocar-kacir  saat petugas pajak dari Samsat Ciputat dibantu Polsek Pamulang mengelar razia pajak kendaraan.

Sebagian besar kebingungan karena harus membayar  pajak kendaraan di mobil keliling yang telah disiapkan. Mereka kebingunan karena tidak punya uang kalau saat itu juga harus membayar.

“Kalau nggak punya uang memang harus dipaksa bayar sekarang juga kan ngak betul,” ujar Usup, warga Muncul, Kota Tangsel saat diminta petugas untuk melunasi administrasi bayar pajak sepeda motornya, Senin (20/3).

“Mau diapakan juga ngak bisa soalnya ngak punya uang. Motor ini satu-satunya alat transportasi untuk bekerja mencari nafkah buat anak istri,” tuturnya memelas ke petugas karena belum bayar pajak STNK selama dua bulan.

Sebagian besar pengendara baik mobil maupun sepeda motor yang terkena razia kebanyakan belum membayar pajak STNK. Terlebih petugas yang melakukan razia melakukan pengecekan kelengkapan surat kendaraan apakah sudah bayar pajak atau belum jika belum dipersilhkan untuk melunasi administrasi pajak di mobil pajak yang telah tersedia.

Salah satu petugas UPT Samsat Ciputat berpangkat Bripka yang bertugas sempat curiga dan meminta id card serta surat tugas wartawan, termasuk surat kendaraan bermotor yang dipergunakan saat melakukan pengambilan gambar kegiatan razia Samsat Ciputat di Jl. Raya Padjajaran, Pamulang.

Hendrik, warga Pamulang, menilai kegiatan itu seharusnya tak memaksakan warga untuk membayar pajak di tempat tapi diberikan penyuluhan serta informasi agar mereka hendaknya menggunakan kendaraan yang sudah bayar pajak.

“Tapi apa boleh petugas Samsat melakukan razia kendaraan dan harus membayar pajak di tempat. Kalau tak bawa uang bagaimana,” tuturnya sembari melontarkan pertanyaan apakah kendaraan harus di sita Samsat setempat. (anton/win)