Friday, 23 June 2017

Ahok: Sebenarnya DKI Juga Punya Pasukan Putih

Selasa, 21 Maret 2017 — 8:43 WIB
Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama.(ikbal)

Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama.(ikbal)

JAKARTA (Pos Kota) – Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama mengatakan setelah memiliki pasukan kuning, pasukan biru, pasukan orange, pasukan ungu dan pasukan merah, sebenarnya DKI Jakarta juga memiliki pasukan putih.

Pasukan putih yang dimaksud adalah dokter dan perawat yang menjalankan program kesehatan ketuk pintu layani dengan hati.

Baik dokter dan perawat ini bertugas berkeliling ke rumah-rumah warga untuk membantu meningkatkan kesehatan warga. Namun, Ahok enggan menamakan tenaga kesehatan tersebut sebagai pasukan putih.

“Sebenernya kita juga ada yang putih, tapi masa pasukan putih. Kita ada ketuk pintu layani dengan hati, dokter-dokter, perawat itu turun. Cuma kita gak mau namain pasukan putih. Masa PPSU disamain dengan dokter,” ujarnya saat ditemui di Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat.

Mantan Bupati Belitung Timur ini menambahkan jika memaksakan nama pelaksana program berdasarkan warna seragam, DKI Jakarta juga punya pasukan pink. Pasukan pink merupakan ibu-ibu PKK yang melaksanakan tugas dasa wisma.

“Kalo mau paksakan warna nih, cuma ibu-ibu PKK ga suka, kita juga ada pasukan pink. Itu yang mencatat dasa wisma, itu ibu PKK. Ada pasukan yang turun (ke warga). Satu orang minimal 10 rumah,” jelas Ahok.

Dasa wisma adalah kelompok ibu berasal dari 10 rumah yang bertetangga. Kegiatannya diarahkan pada peningkatan kesehatan keluarga.

(ikbal/sir)