Sunday, 23 April 2017

Penumpang Pesawat Asal Timur Tengah Tujuan AS Dilarang Bawa Elektronik

Selasa, 21 Maret 2017 — 11:08 WIB
Ilustrasi. (reuters)

Ilustrasi. (reuters)

AMERIKA SERIKAT – Penumpang pesawat asal Timur Tengah, akan terdampak larangan membawa laptop dan peralatan elektronik berukuran besar dalam perjalanan menuju Amerika Serikat. Menurut pejabat resmi AS, langkah tersebut diambil untuk meningkatkan keamanan di Negeri Paman Sam.

“Maskapai penerbangan AS tidak akan terpengaruh karena terbang non-stop ke salah satu bagian yang dipilih,” dilansir USA Today, Selasa (21/3/2017).

Namun, sayangnya Administrasi Keamanan Transportasi di AS dan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, masih tutup mulut mengenai pelarangan elektronik itu. “Kami tidak memiliki kewenangan berkomentar soal kewaspadaan keamanan potensial. Namun kami akan memberitahukan jika ada informasi baru yang relevan,” demikian bunyi pernyataan dari instansi keamanan AS.

The Guardian melansir, jika larangan ini ditujukan bagi warga dari 13 negara. Departemen Luar Negeri AS menyatakan sudah mengirimkan pemberitahuan ke Kedutaan Besar negara-negara yak masuk dalam daftar larangan tersebut.

Kabar pelarangan ini muncul pertama kali saat penerbangan Royal Jordanian Airlines secara samar memperingatkan penumpang bahwa laptop, kamera, dan DVD player akan dilarang penggunaannya pada kabin dalam penerbangan menuju Amerika Serikat.

“Pembatasan tidak berlaku untuk ponsel dan perlengkapan medis yang dibutuhkan selama penerbangan,” ujar maskapai penerbangan Royal Jordanian dalam kicauan di akun twitter. (embun)