Wednesday, 23 August 2017

Walikota Bekasi Berikan Bendera Hitam Kepada Camat dan Lurah

Selasa, 21 Maret 2017 — 6:05 WIB
Rahmat Effendi, Walikota Bekasi

Rahmat Effendi, Walikota Bekasi

BEKASI (Pos Kota) – Walikota Bekasi memberi bendera hitam pada camat dan lurah yang boncos dalam prosentase penerimaan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan). Di bagian lain, walikota juga memberi penghargaan kepada wilayah tertinggi meraih PBB.

Pemberian penghargaan sekaligus bendera hitam ini dilakukan saat apel pagi di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (20/03). Walikota Bekasi Rahmat Effendi langsung memberikan kepada camat dan lurah saat apel.

“Kita sangat berharap dukungan dari masyarakat untuk membayar PBB tepat waktu. Begitupun aparat juga harus termotivasi untuk lebih baik,” kata walikota.

Walikota memberikan bendera hitam kepada Kecamatan Jatisampurna dengan capaian prosentase terendah (93,67 %) , lalu Kecamatan Pondokgede (95,87 %) dan Kecamatan Rawalumbu (97,30%) .

Walikota Rahmat Effendi juga menyebutkan bahwa perolehan PBB menjadi salah satu modal untuk pembangunan wilayah. Karenanya, bagi kecamatan yang target peraihan pendapatannya belum maksimal agar lebih baik kinerjanya.

Di bagian lain, walikota juga memberikan peenghargaan atas capaian PBB Kecamatan Pondokmelati yang meraih perolehan tertinggi sebanyak Rp 5,4 miliar lebih atau 108,85 persen pada 2016 lalu. Prestasi ini disusul Kecamatan Bekasi Selatan dengan Rp 18,3 miliar atau 104,12 persen dan ketiga Kecamatan Bekasi Timur Rp 9,4 miliar lebih atau 103,69 persen dari target pada tahun 2016.

“Kita sangat berharap agar masyarakat Kota Bekasi menunaikan kewajibanya tepat waktu. Apalagi sekarang banyak hadiah bagi warga yang bayar pajak paling awal,” jelas Rahmat Effendi.

Menurutnya saat ini Pemkot Bekasi memiliki target PAD yang cukup tinggi untuk pembangunan Kota Bekasi. Karena itu pihaknya sangat berharap dukungan dari Masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu.

Untuk tingkat kelurahan yang capaian PBB tertinggi adalah Kelurahan Jatikramat, Kelurahan Padurenan dan Kelurahan Mustikajaya. Sementara yang terendah Kelurahan Jakasetia, Margajaya dan Kelurahan Harapan Mulya.

Camat Pondokmelati, Ika Indah Yarti, mengatakan capaian pendapatan PBB tertinggi 2016 lalu tak lepas dari kinerja aparaturnya. Camat juga menyebut mengirim surat bagi warga yang menunggak untuk mengingatkan. “Selain itu, pihaknya seminggu sekali melakukan dor to dor penyisiran kerumah warga wajib pajak,” jelasnya. (chotim)