Monday, 23 October 2017

Dijadikan Tersangka, KPK Tahan Andi Narogong

Kamis, 23 Maret 2017 — 21:16 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembakan kasus korupsi e-KTP. Setelah sidang kasus mega korupsi ini digelar kali ketiga di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (23/3/3017), KPK menetapkan Andi Agustinus alias Andi Narogong jadi tersangka dan langsung ditahan.

Bahkan KPK akan menahan pengusaha yang memenangkan proyek e-KTP tersebut dari Kemendagri. Penyidik KPK tengah melakukan penggeledahan di tiga lokasi termasuk rumah Andi Narogong di Cibubur.

Menurut Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (23/3/2017), Andi Narogong dijadikan tersangka karena sudah memiliki dua alat bukti yang sah.

“Penangkapan terhadap AA dilakukan siang hari ini di daerah Jaksel, tapi sampai saat ini kita masih melakukan pemeriksaan 1×24, untuk langkah selanjutnya setelah pemeriksaan,” ujar Febri Diansyah

KPK kata Febri Diansyah merasa perlu menahan Andi untuk kebutuhan penyidikan, dan dikhawatirkan tersangka mempersulit penyidikan.

Andi disangka dengan Pasal 2 ayat 1 Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP. Penyidik KPK saat ini melakukan penggeledahan di 3 lokasi di Cibubur.(B)