Thursday, 20 September 2018

Jual Motor Curian di Facebook, Tersangka: Peminatnya Banyak

Kamis, 23 Maret 2017 — 16:48 WIB
Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwiyono, didampingi Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Bismo Teguh Prakoso, memintai keterangan sindikat curanmor. (Ilham)

Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwiyono, didampingi Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Bismo Teguh Prakoso, memintai keterangan sindikat curanmor. (Ilham)

JAKARTA (Pos Kota) – Sindikat pencuri kendaraan bermotor (curanmor) menjual motor hasil curian di Facebook. Tim Resmob Polsek Metro Penjaringan menembaknya karena berupaya kabur saat disergap.

Dari rumah kontrakan tersangka Bayu (19) di Penjaringan, Jakarta Utara, polisi menyita tiga sepeda motor, 10 anak kunci T, senjata tajam, plat nomor polisi, dan STNK motor. Dalam pengembangan kasus, polisi menyita tujuh motor bebek di Kapuk, Penjaringan.

Bayu mengaku setiap beraksi selalu bersama rekannya AD (23) yang masih buron. Motor hasil curian diunggah di Facebook lantaran peminatnya banyak dan cepat terjual. Motor hasil curian itu dijual Rp1 juta hingga 2,8 juta per unit, tergantung jenis motornya.

“Matic laku Rp1 juta dan motor bebek Rp2,8 juta,” kata Bayu di kantor polisi, Kamis (23/3/2017).

Di Facebook dengan nama grup Jual Motor Bodong Wilayah Jakarta, pelaku adalah salah satu dari ratusan peserta yang tergabung dalam grup. Sementara pemilik admin Grub tersebut masih dalam pengejaran.

(Baca: Curi Motor, Pemuda Ini Menjualnya di Facebook)

“Kasus penjual motor bodong ini masih terus kami kembangkan termasuk admin grup-nya. Sebelum transaksi pembeli terlebih dulu chatting di Facebook. Setelah ada kesepakatan dilanjutkan tukar nomor HP lalu janjian,” kata Kapolres Jakarta Utara Kombes Dwiyono, didampingi Kapolsek Penjaringan AKBP Bismo Teguh Prakoso. (ilham/yp)