Tuesday, 17 September 2019

Polisi Tembak Mati Dua Bandar Narkoba

Kamis, 23 Maret 2017 — 20:15 WIB
Direktur Narkoba Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Eko Daniyanto didampingi Wakapolda Sumut, Brigjend Agus Andrianto menunjukkan barang bukti kasus sabu.

Direktur Narkoba Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Eko Daniyanto didampingi Wakapolda Sumut, Brigjend Agus Andrianto menunjukkan barang bukti kasus sabu.

MEDAN (Pos Kota)- Dua bandar narkoba Husni,45, warga Perumahan Pondok Surya II, Jalan Pringgan, Medan, dan Azhari alias Al, tewas ditembak personil Direktorat Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri, Kamis (23/3).

“Kedua tersangka ditembak mati di Kawasan Pondok Surya, Medan. Mereka merupakan sindikat narkoba jaringan internasional,”kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri Brigjen Eko Danianto, kepada wartawan.

Dijelaskannya, awalnya kedua tersangka ditangkap di lokasi berbeda. Husni ditangkap di kawasan Binjai dan Azhari diringkus di Aceh Tamiang.

Pengungkapan kasus ini, masih kata Eko, merupakan hasil pengembangan polisi di ruko mewah Sedayu Square Blok K/51 Kamal Kapuk dan di Bogor.

“Awalnya polisi menangkap Munizar sebagai pengendali narkoba di Jakarta,”ucapnya.

Kemudian dilakukan pengembangan dan polisi menangkap Azhari. Lalu polisi meringkus Husni di kawasan Binjai. Selain meringkus kedua tersangka, polisi menyita barang bukti 6,5 kg sabu, 190 ribu butir pil ekstasi, 50 ribu butir pil happu five, satu pucuk senjata api AK 47, satu pucuk senjata api revolver, 250 butir peluru, satu pisau komando dan 5 unit mobil mewah.

“Namun, saat hendak diboyong kedua tersangka melakukan perlawanan. Polisi terpaksa menembak mati kedua tersangka,’tutupnya. (samosir)