Thursday, 18 October 2018

Kapolres Baru Memulai Kegiatan Polisi Cinta Masjid

Jumat, 24 Maret 2017 — 22:22 WIB
Kapolres Jakpus  Kombes Suyudi Ario Seto saat bersama ulama di Masjid Sirojul Huda Menteng Tenggulun,Jakpus.

Kapolres Jakpus Kombes Suyudi Ario Seto saat bersama ulama di Masjid Sirojul Huda Menteng Tenggulun,Jakpus.

JAKARTA (Pos Kota) – Seminggu baru menjabat, Kapolres Kombes Suyudi Ario Seto melakukan kegiatan polisi cinta masjid, yang diadakan perbatasan  Manggarai Jakarta Selatan danTambak, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/3).

Kegiatan yang dilakukan mantan Kapolres Bogor Kota dan Kapolsek Metro Tanah Abang itu, yang dihadiri ratusan masyarakat yang pernah bertikai belakangan ini, juga dihadiri oleh para ulama dan Danramil.

Kegiatan polisi cinta masjid diawali dengan korvey masjid bersama DKM masjid serta masyarakat setempat sekitar pukul 10:00 pagi. Acara dilanjutkan dengan sholat Jumat berjamaah serta menyampaikan Tausiyah pada para jamaah di Masjid Sirojul Huda Menteng Tenggulun,Jakpus dan Wakapolres serta para Kapolsek.

Tausiyah yang disampaikan Kapolres Metro Jakpus Kombes Suyudi AS, antara lain memaparkan tentang , pertama, hukum di NKRI harus ditegakkan. “Kita harus bersinergi antara TNI-Polri dan Pemda serta Tgoga Tomass Toda harus bersatu,” ujarnya.

Kedua, kKondisi kebangsaan dari tiga latar belakang secara kultural,sosiologis, geografis dan historis harus diperhatikan. “Ketiga, elemen masyarakat dalam menjaga serta memelihara kamtibmas, hati-hati menggunakan medsos, jangan menyebabkan berita bohong (hoax),”tegasnya.

Yang keempat atau terakhir, adalah bahwa konsensus negara kita adalah Pancasila dan UUD 1945, Kebhinekaan tunggal ika itu harus kita jaga. Dengan sinergitas. Diharapkan masyarakat menjadi polisi terhadap diri sendiri, apabila ada yang jadi provokator segera laporkan pada pihak berwajib.

Dengan kegiatan yang diterapkan Kapolres Metro Jakarta Pusat, tawuran yang sering terjadi di perbatasan. Menteng dan Manggarai bisa jadi tentram dengan penerapan yaang dilakukan Kapolres.

“Kalau terbukti ada provokator dalam tawuran, kami tidak segan-segan melakukan penindasan, polisi juga sudah mengantungi orang yang dicurigai,” tegas Kombes Suyudi Ario Seto, saat ditemuin. (silaen/win)