Tuesday, 18 September 2018

Hebat Warga Cipayung Ini Bangun Jalan Secara Swadaya

Sabtu, 25 Maret 2017 — 8:31 WIB
Walikota Depok Muhammad Idris didampingi Kadis PUPR  Manto S dan Camat Cipayung saat meresmikan jalan dan jembatan Mandor Maryono, Kel. Ratujaya, Cipayung. (anton)

Walikota Depok Muhammad Idris didampingi Kadis PUPR Manto S dan Camat Cipayung saat meresmikan jalan dan jembatan Mandor Maryono, Kel. Ratujaya, Cipayung. (anton)

DEPOK (Pos Kota) – Warga di RW 01 dan 07, Kelurahan Ratu Jaya, Cipayung minta Pemkot Depok mengeraskan dan mengaspal badan jalan dan jembatan Mandor Maryono sepanjang 370 meter yang dibangun atas swadaya. Walikota Depok berjanji diajukan dalam tahun anggaran 2018 mendatang.

“Kami berharap hasil kerja keras, gotong royong dan kerelaan warga membangun jembatan serta memperlebar badan jalan yang sebelumnya hanya ukuran 2 meter kini menjadi 5 meter mendapatkan perhatian Pemkot Depok,” kata H. Jaelani, Ketua Panitia pembangunan Jumat (24/3).

Kondisi badan jalan dan jembatan setahun lalu lebarnya hanya 2 meter api setelah warga melakukan musyawarah dan bergotong royong badan jalan dan jembatan mencapai lebar 5 meter, ujarnya bahkan badan jalan dan jembatan telah dilakukan pengecoran atas gotong royong seluruh warga di dua RW.

Warga sepanjang Jalan Mandor Maryono menyerahkan lahannya untuk pelebaran jalan secara suka rela mulai dari 1,5 meter hingga ada yang mencapai 3 meter untuk kepentingan masyarakat banyak termasuk membangun jembatan yang dulunya hanya dapat dilalui roda dua sekarang roda empat bisa melintas. “Pekerjaan dilakukan sejak bulan Juli 2016 dan selesai awal Maret 2017 ini,” tuturnya .

DIAJUKAN TAHUN DEPAN

Walikota Depok Muhammad Idris didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Manto S dan Camat Cipayung Asep, mengaku pembangunan badan jalan dan jembatan yang mencapai panjang 375 meter dengan lebar 5 meter atas swadaya warga sekitar harus menajdi contoh bagi wilayah lain di Kota Depok.

“Ini bentuk keguyuban, gotong royong dan partisipasi masyarkat terhadap pembangunan serta harus menajdi contoh bagi warga Kota Depok lainnya,” harapnya yang berjanji pengerasan dan pengaspalan atau penambahan hotmik akan diajukan dalam APBD tahun 2018 mendatang. (anton)