Tuesday, 11 December 2018

Anies: Kegiatan Keagamaan Penting untuk Membangun Akhlak

Minggu, 26 Maret 2017 — 20:06 WIB
Calon Gubernur DKI, Anies Baswedan, bertemu warga Ciracas, Jakarta Timur.

Calon Gubernur DKI, Anies Baswedan, bertemu warga Ciracas, Jakarta Timur.

JAKARTA (pos Kota) – Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan, berkomitmen mengembalikan kegiatan keagamaan di Jakarta. Menurut Anies, saat ini banyak kegiatan keagamaan yang dilarang.

Anies mencontohkan kegiatan takbir keliling di jalan dan penyembelihan hewan kurban di sekolah-sekolah. “Sekarang ini banyak kegiatan keagamaan gak boleh, takbiran nggak boleh di jalanan, majelis taklim nggak boleh di Monas, dan anak kita nggak boleh berkurban di sekolah,” terang Anies saat menghadiri Tabligh Akbar di Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, Minggu (26/3/2017).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menilai, kegiatan keagamaan memiliki peran dan nilai pembelajaran yang penting bagi anak, seperti misalnya kegiatan berkurban di sekolah.

“Meskipun mereka bukan yang menyembelih tapi kan mereka membagikan dan banyak belajar nilai untuk membantu sesama dari kegiatan kurban, tentu saja ada banyak nilai lainnya dari kegiatan keagamaan tersebut,” imbuhnya.

Menurutnya, melalui kegiatan keagamaan karakter dan akhlak anak tersebut akan terbentuk menjadi pribadi yang tidak hanya mengandalkan IQ melainkan juga Spiritual Quotient (SQ).

“Maka dari itu kami akan kembalikan kegiatan keagamaan di Jakarta karena kegiatan keagamaan penting guna membentuk akhlak anak,” pungkas Anies. (ikbal/yp)