Sunday, 23 September 2018

‘Harpitnas’, 3.325 PNS DKI Bolos Kerja

Senin, 27 Maret 2017 — 14:45 WIB
ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono pagi melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait dengan kehadiran pegawai negeri sipil (PNS) DKI Jakarta.

Hari ini, Senin (27/3/2017) merupakan hari diantara dua hari libur, yang lumrah disebut sebagai ‘hari kejepit nasional’. Selasa (28/3/2017) merupakan hari libur nasional memperingati hari Raya Nyepi.

Dari hasil sidak Plt gubernur, diperoleh data kehadiran PNS DKI jakarta dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI. Berdasarkan data tersebut, dari 71.340 PNS, diketahui 8.452 tidak hadir. Dari 8.452 tersebut, 3.380 PNS diketahui tidak hadir dengan izin seperti sakit, izin, cuti dan lainnya.

Sedangkan PNS yang tengah shift siang dan shift off berjumlah 600 dan 1.147 PNS. Sementara itu, jumlah PNS yang membolos atau tidak hadir tanpa keterangan berjumlah 3.325 PNS.

Sumarsono menegaskan telah menyiapkan sanksi mulai dari surat peringatan hingga penghapusan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) bagi PNS yang membolos.

“Bukan hanya hukuman ringan tertulis, tapi langsung TKD satu bulan dihilangkan,” tegasnya di Balai Kota Jakarta.

Lebih lanjut, Sumarsono menyatakan sanksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penegakan kedisiplinan aparatur negara di pemerintahan DKI Jakarta.
(ikbal/sir)