Tuesday, 25 September 2018

Galian Pipa Rusak Jalan, DPRD Tangerang: Tanggung Jawab PDAM

Rabu, 29 Maret 2017 — 15:57 WIB
Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang, prihatin menyaksikan kerusakan jalan akibat, galian saluran air.(ist)

Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang, prihatin menyaksikan kerusakan jalan akibat, galian saluran air.(ist)

TANGERANG (Pos Kota) –  Komisi IV DPRD Kota Tangerang meminta pihak PDAM Tirta Benteng (TB) Kota Tangerang bertangungjawab atas kerusakan jalan yang diakibatkan proyek galian (pipa) jaringan air bersih.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto mengatakan itu, setelah menyaksikan kerusakan sejumlah jalan akibat dampak pembangunan jaringan pipa air bersih milik PDAM.

Salah satunya di Jalan Pembangunan, Kecamatan Benda,  sekitar setengah kilo meter di pinggir jalan itu terlihat proyek galian pipa milik PDAM TB, belum dilakukan  perbaikan yang bisa membahayakan pengguna jalan. Wilayah itu masuk zona 1 yang merupakan target dari 32 ribu sambungan jaringan air bersih di wilayah Kota Tangerang. Selain Benda yang masuk zona 1 adalah Kecamatan Neglasari, Batuceper dan Kecamatan Cipondoh.

Menurut Turidi, pihak PDAM TB harus bertanggungjawab untuk melakukan perbaikan jalan yang rusak tersebut.

“Proyek galian pipa itu sangat menggangu arus lalu lintas. Ini kan tugas PDAM. Kalau ada anggaran perbaikan, kami minta segera perbaiki,” katanya saat di temui di Gedung DPRD Kota Tangerang, Rabu (29/3).

“ Yang kami tahu, mereka (kontraktor) hanya pasang pipa tapi tidak ada perbaikan jalan. Kalau ada anggaran didalam perjanjian dengan kontraktor ya harus diperbaiki,” tambahnya.

Masih kata Turidi,  jika di dalam surat perintah kerja (SPK) yang diberikan rekanan PDAM kepada pihak kontraktor tidak tersedia pos anggaran perbaikan, maka Komisi IV meminta pihak PDAM TB Kota Tangerang melakukan  koordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan perbaikan jalan.

“PDAM juga harus berkoordinasi dengan pihak PU, agar jalan yang rusak itu bisa segera diperbaiki. Khususnya jalan yang padat kendaran. Kami ingin kepentingan masyarakat juga diperhatikan,” ujar Turidi.

Selanjutnya guna menyelesaikan persoalan tersebut, Komisi IV DPRD Kota Tangerang berencana akan memanggil pihak PDAM TB. ” Ya, rencananya bulan April ini kami akan memanggil pihak PDAM. Kita akan minta keterangan terkait masalah itu,” pungkas politisi Gerindra itu. (Awang/win)