Thursday, 14 December 2017

Jakarta Selatan Cuma Dapat 50 KIA

Rabu, 29 Maret 2017 — 18:21 WIB
Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA (Pos Kota) – Setiap anak disarankan memiliki Kartu Identitas Anak (KIA). Selain sebagai identitas diri juga untuk mencegah perdagangan anak. Namun di Jakarta Selatan, Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) hanya mendapat pasokan 50 blanko KIA.

“Memang betul kami hanya dikirim 50 blanko Kartu Identitas Anak dari Dinas Dukcapil DKI Jakarta,” kata Kasudin Dukcapil Jaksel, Abdul Haris, Rabu (29/3/2017).

Jumlah tersebut diakuinya sangat sedikit, padahal semula ia bermaksud mendistribusikan ke ratusan anak sebagai kelengkapan dokunen kependudukan bagi setiap anak. Sudin Dukcapil Jakarta Utara misalnya menerima 500 blanko KIA dari Dinas Dukcapil.

Menurutnya, blanko tersebut dibagikan untuk anak mulai usia 0-5 tahun. Kartu tersebut sangat penting misalnya manakala anak akan masuk sekolah, mengurus BPJS Kesehatan serta mengantisipasi perdagangan maupun penculikan anak yang kini tengah marak.

Dari 50 blanko KIA yang diterima, Sudin Dukcapil Jaksel sudah menerbitkan sekitar 30 kartu saat pelayanan kependudukan di Kebayoran Baru.

Di sisi lain Abduk Haris mengakui keterbatasan blanko KIA di Jakarta Selatan disikapi dengan menggenjot pelayanan akte lahir di sejumlah sekolah luar biasa (SLB). Sebelumnya, siswa SLB belum pernah tersentuh layanan jemput bola terkait administrasi kependudukan. (rachmi/yp)