Wednesday, 26 July 2017

Vespa Tipe LX Dibandrol dengan Harga Rp 29,9 Juta

Kamis, 30 Maret 2017 — 0:22 WIB
Dua produk teranyar Vespa diluncurkan. (prihandoko)

Dua produk teranyar Vespa diluncurkan. (prihandoko)

JAKARTA (Pos Kota) – PT Piaggio Indonesia (PID) meluncurkan Vespa LX dan S 125cc untuk menyasar entry level dengan sejumlah penyegaran teknologi dam desain. Desain yang dihadirkan lebih stylish dengan balutan warna menarik.

“Sedangkan teknologinya lebih meningkatkan performa , efisiensi bahan bakar dan mengurangi kebisingan dalam berkendaraan. Semua telah berubah mulai dari saluran pembuangan, hingga penutup gearbox, dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih nyaman. Selain itu komponen mekanik dan elektronik dari mesin, didesain untuk mengoptimalkan konsumsi bahan bakar dan performa yang maksimal,” terang President Director PID, Marco Noto La Diega, kepada wartawan, di Jakarta, belum lama ini.

Baik LX maupun S i-get keduanya sama-sama menggendong mesin 125cc yang di desain untuk generasi muda. Vespa LX sendiri tersedia dengan tiga varian warna, yakni Vulcano Black, Red Dragon, dan Yellow Lime. Untuk urusan harga, tipe LX dibanderol dengan harga Rp 29.900.000 on the road Jakarta.

Serupa dengan tipe LX, tipe S juga hadir dengan tiga pilihan warna Titanium Grey, Red Matte, dan Green Matte. Namun harga yamg ditawarkan sedikit lebih mahal, yaitu Rp 31.500.000 on the road Jakarta.

Hadirnya Vespa LX 150 dan 125 cc untuk mengisi segmen yang berbeda. PID lebih memilih kelas 125cc dengan menampilkan penyegaran mesin. PID lebih memilih menyematkan mesin i-get (Italian Green Experience Technology) pada model 125cc.

Direktur Marketing PID, Andre Sanyoto, mengungkapkan masalah segmen yang menjadi alasan.

“Dari sisi teknologi i-get yang 150 cc itu sudah ada Primavera dan Sprint. Jadi tidak mungkin kita menghadirkan yang untuk yang 150cc. Terlebih lagi model LX dan S dikhususkan untuk segmen entry level, tentu tidak mungkin kita hadirkan yang 150cc,” jelas Andre.

Dijelaskan Andre, pengguna LX dan S tidak akan merasakan seperti sedang menunggangi motor berkapasitas mesin 125cc. Pasalnya dengan mesin yang ada, model ini dianggap dapat lebih responsif. “Feel 125 sama sekali tidak akan terasa seperti naik skuter 125. Rasanya malah bisa sama seperti model yang ada di atasnya,” pungkas Andre. (prihandoko)