Saturday, 22 September 2018

Dugaan Penggelapan Tanah, Sandi Penuhi Panggilan Polda

Jumat, 31 Maret 2017 — 15:19 WIB
Sandi penuhi panggilan Polda.(yendhi)

Sandi penuhi panggilan Polda.(yendhi)

JAKARTA (Pos Kota) – Calon wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Sandiaga Uno, memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk dimintai klarifikasi terkait kasus dugaan penggelapan sebidang tanah seluas 3.115 m2 di Kawasan Curug, Tangerang Selatan, pada Desember 2012 silam.

Dari pantauan Poskotanews, Sandi datang pada pukul 13.12 dengan mengenakan sarung hitam dan baju koko putih serta peci. Ia juga membawa beberapa lembar kertas putih yang salah satunya adalah bukti panggilan dirinya.

“Panggilan pertama dari polda, saya datang memenuhi panggilan pertama dan tentunya ini untuk mengklarifikasi berita-berita bahwa saya pernah tidak hadir tapi ini panggilan pertama dan saya sebagai warganegara yang patuh hukum,” kata Sandi didepan gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jumat, (31/3/2017).

Menurut Sandi, kasus yang menyeret namanya tersebut terkait pembagian aset PT Japirex yang sudah tidak mampu beroperasi lagi.

“Sebetulnya PT Japirex yang dulu menjadi subjek dari pemeriksaan ini adalah perusahaan yang pernah beroperasi dalam industri rotan ini mengalami kesulitan karena kebijakan dari pemerintah dan akhirnya harus berhenti beroperasi dan di likuidisi,” lanjut pasangan Anis Baswedan dalam Pilgub DKI ini.

Namun, Sandi enggan berkomentar lebih jauh terkait materi pemeriksaan hari ini. Ia memilih bungkam saat dicecar pertanyaan oleh awak media dan langsung masuk ke Gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

“Saya tidak akan berikan keterangan lebih lanjut, nanti setelah ini baru akan diberikan keterangan tambahan,” katanya.

(yendhi/sir)