Saturday, 18 August 2018

Berawal dari Kaca Pecah Rumahtangga Nyaris Pecah

Selasa, 4 April 2017 — 6:51 WIB
tigatahun

GARA-GARA oknum polisi celamitan, kasus kaca mobil pecah bisa bikin rumahtangga nyaris pecah. Awalnya Brigadir Herman, 40, menyidik soal tabrakan mobil. Tapi lama-lama dia malah kesengsem dengan Ny. Lasmini, 35, pemilik mobil. Selama tiga tahun Lasmini dijadikan ajang pelampiasan nafsu, sehingga hampir saja rumahtangganya pecah.

Punya bini cantik itu tidak selalu nyaman. Banyak lelaki yang mengincarnya, sehingga bila meleng sedikit, bini bisa lewat diambil orang. Maka jika mau aman, cari bini yang biasa-biasa saja, tidak perlu cakep-cakep amat. Jika mau tampak cantik, tutup saja pakai kalender atau poster artis atau penyanyi cantik. Soalnta yaitu tadi, punya bini cantik jika bikin makan hati, buat apa?

Awalnya Handiman, 38, warga Pontianak (Kalbar) bangga betul beristrikan Lasmini. Orangnya cantik, seksi menggiurkan. Pokoknya bikin betah di rumah, sehingga maunya di rumah cuma sarungan melulu. Ibarat makan, meski di mana saja nasi itu sama rasanya, tapi ketika ditaruh di piring kembang pasti lebih bergairah untuk menikmati, ketimbang yang ditaruh di cobek atau piring plastik.

Ekonomi keluarga Handiman memang lumayan mapan, sehingga dia bisa beli mobil dan istrinya yang cantik itu menyetir sendiri. Sekali waktu mobilnya tabrakan, dan polisi yang menangani Brigadir Herman. Ketika polisi itu mengambil kaca bekas pecahan di rumah, mulai saat itulah cinta dan asmara itu berkembang.

Rupanya Brigadir Herman tertarik pada bini Handiman, sehingga dengan alasan penyidikan, dia sering ke rumah Handiman, terutama ketika suami tak ada. Di sinilah dia mulai merayu-rayu. Tapi lama-lama, hanya dengan satu putaran Lasmini sudah bertekuk lutut dan berbuka paha untuk oknum polisi itu.

Kasus tabrakan sudah lama selesai, tapi kasus asmara keduanya terus berlanjut. Lasmini sebetulnya minta disudahi, karena dia merasa bersalah dengan suami. Tapi Herman ngotot harus dilanjutkan, sehingga jika Lasmini menolak diajak hubungan intim dia malah mengancam. Akhirnya lagi-lagi Lasmini pasrah sambil terus mendesah-desah.

Lama-lama skandal asmara itu terungkap oleh Handiman. Dia kaget istrinya pulang-pulang dalam kondisi babak belur. Awalnya dia tidak mengaku apa yang terjadi. Tapi setelah isi HP dibuka, dari berita-berita WA itu terungkap bahwa selama ini ada skandal dengan oknum polisi Brigadir Herman. Bahkan dari HP itu terungkap pula bahwa Lasmini sampai babak belur karena dihajar oleh bini Herman dengan tuduhan mengganggu suami orang. Padahal aslinya justru oknum polisi itu yang jadi biang keroknya.

Gara-gara rumahtangganya direcokin oknum polisi, hampir saja rumahtangga Handiman – Lasmini pecah. Kini Handiman hendak menuntut Brigadir Herman yang telah merusak rumatangganya, dan menuntut istri Herman yang berani menganiaya bini orang karena cemburu,

Coba dulu kawin sama perempuan seperti Limbuk, pasti aman bro! (JPNN/Gunarso TS)