Friday, 20 September 2019

Anggota DPRD Depok Kaget Mendadak BNN Minta Tes Urine

Rabu, 5 April 2017 — 18:40 WIB
Ketua DPRD Kota Depok Hendrik T Allo saat ingin melakukan tes urine di ruang sidang DPRD setempat. (anton)

Ketua DPRD Kota Depok Hendrik T Allo saat ingin melakukan tes urine di ruang sidang DPRD setempat. (anton)

DEPOK (Pos Kota) – Para anggota DPRD Kota Depok yang baru saja selesai  rapat Paripurna Raperda Pertanggungajawaban Tahun 2016, sontak kaget saat sejumlah anggota BNN Kota Depok masuk ke ruang sidang ingin melakukan tes urine.  Kekagetan juga dialami Wakil walikota Depok Pradi Supriatna.

“Kegiatan ini memang dilakukan mendadak sehingga sama sekali tak diketahui seluruh anggota DPRD  termasuk Ketua DPRD dan Wakil Walikota Depok yang mengikuti sidang paripurna mengenai Raperda tadi,” kata Kepala BNN Kota Depok Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Dra. Hesti Cahyasari didampingi Ketua DPRD Kota Depok Hendrik T Allo dan Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna, Rabu (5/4).

Kegiatan tes urine seluruh anggota DPRD memang sudah diprogram sejak lama tapi baru dapat dilaksanakan sekarang dan kebetulan ada kegiatan sidang Paripuran pembahasan Raperda tentunya anggota banyak yang datang sehingga waktunya tepat, katanya.

Sedangkan Ketua DPRD Kota Depok Hendrik T Allo, mengaku mendukung penuh kegiatan BNN Kota Depok untuk melakukan tes urine ke jajaran anggota DPRD terlebih masalah narkoba merupakan musuh seluruh elemen bangsa, ujarnya yang juga menambahkan sekaligus menepis anggapan masyarakat luas bahwa ada oknum pejabat yang pakai barang haram itu.

“Tak hanya itu ini sebagai antisipasi terulang kasus beberapa waktu lalu terhadap salah satu anggota DPRD Kota Depok yang tertangkap tangan dan sempat buron saat ingin disergap Polres Depok berkaitan penyalahgunaan narkoba,” imbuhnya.

Hal yang sama juga ditegaskan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, yang mengaku sangat mendukung kegiatan tes urine anggota DPRD Depok. “Saya juga ikut tes urine kok,” ujarnya yang berharap kegiatan serupa juga akan dilakukan di jajaran aparatur sipil negara (ASN) Kota Depok di Balaikota.

Jelas ini harus semua kompenen mendukung karena narkoba adalah musuh seluruh rakyat Indonesia terlebih hampir setiap hari puluhan ribu orang di seluruh Indonesia tewas akibat penyalahgunaan narkoba, tegasnya.    (angga/anton/win)