Saturday, 25 November 2017

Wakil Walikota Depok Berang Plafon SDN Sawangan 2 Roboh

Kamis, 6 April 2017 — 17:20 WIB
Plafon ruang kelas VI SDN Sawangan 2 Kota Depok yang ambrol.  (anton)

Plafon ruang kelas VI SDN Sawangan 2 Kota Depok yang ambrol. (anton)

DEPOK (Pos Kota)  – Wakil Walikota Depok berang berkaitan robohnya plafon ruang kelas VI A SDN Sawangan 2. Ia meminta dibentuk  tim investigasi dan jajaran Dinas Pendidikan (Disdik)  Depokt mengevaluasi rekanan yanh membangun gedung SDN yang baru berumur sekitar 5 tahun.

“Saya sudah minta pihak tim investigasi dan Disdik turun langsung mengecek kondisi bangunan SD tersebut kenapa sampai ambrok seperti iti, ” tegas Wakil Walikota Pradi Supriatna dengan nada geram.

Bila melihat dan data informasi bangunan yang dikerjakan pihak ke tiga tentunya tak sesuai aturan dan tak profesional baik kontruksi maupun bahan baku yang dipergunakan khususnya tangka besi baja ringan yang tak berkualitas.

Menurut dia,  jika bangunan dikerjakan dengan baik tidak mungkin ambrol separah itu apalagi usia bangunan masih dibawah sepuluh tahun.

walkot

Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna.  (anton)

“Tak hanya investigasi saja tapi rekanan yang mengerjakan itu juga harus dilacak dan ditanya pertanggung jawabannya berkaitan dengan ambrolnya plafon, ” ujarnya.

Sebelumnya,  Pos Kota (5/4) plafon ruang kelas VI SDN Sawangan 2 ambrol bahkan sebagian plafon di tiga kelas lainnya juga kondisinya memprihatinkan sehingga kegiatan belajar mengajar di pindah ke lantai dasar di kelas 1, 2 dan3.

Pradi Supriatna menambahkan  investigasi dan pengeekan lapangan terhadap rekanan atau pemborong gedung SDN Sawangan 2 sangat beralasan agar tak terjadi di sekolah atau proyek lainnya.

“Jika hasilnya memang tak profesional pekerjaan rekanan tersebut bisa saja di Blak Lisht atau tak boleh ikut kegiatan lelang pembangunan di Kota Depok, ” ujatnya tegas.  (anton/win)