Thursday, 19 September 2019

Pengedar Tembakau Gorilla Dibekuk dalam Kondisi Mabok

Jumat, 7 April 2017 — 16:50 WIB
Barang bukti yang disita

Barang bukti yang disita

BOGOR (Pos Kota) – Pengedar narkoba jenis tembakau gorilla ditangkap kepolisian Polsek Cileungsi Resor Bogor. Pelaku dengan inisial S 37, dibekuk petugas di Kampung Sawah, Desa Cileungsi Kidul Kecamatan Cileungsi Kabupaten Bogor.

Tersangka warga Desa Petung, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karang Anyar, ini dibekuk sekitar pukul 18.00 WIB Kamis (6/4) malam, setelah diintai petugas selama tiga hari.

Kasat Narkoba Polres Bogor, AKP Andri Alam membenarkan penangkapan pengedar narkotika jenis tembakau gorilla tersebut. Menurut AKP Andri, awalnya tim Unit Reskrim Polsek Cileungsi mendapatkan informasi keberadaan pelaku di Kampung Sawah, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

“Jadi ada laporan masuk ke polisi jika wilayah mereka digunakan untuk memakai narkoba. Petugas lakukan penyelidikan. Saat memantau lokasi, petugas melihat pelaku S, di dalam rumah kontrakan, sedang menghisap tembakau gorilla sambil duduk dan mabok, sempoyongan,” kata AKP Andri.

Anggota Reskrim yang sudah tiga hari memantau lokasi, langsung masuk dan melakukan penggeledahan. Hasil penggeledahan di dalam rumah kontrakan, petugas menemukan 2 paket tembakau gorilla yang disimpan di amplop besar dan kecil berwarna coklat yang di simpan di lantai.

“Berat sekitar 14 gram tembakau gorilla dan 1 bungkus plastik bening berukuran sedang berisi tembakau gorilla yang di simpan di saku tas, berat sekitar 45 gram,” ujarnya.

Tersangka lalu diintrograsi dan mengaku, bahwa barang tersebut dipesan via online facebook. “Pelaku beli tembakau gorilla via facebook. Alamat pemilik facebook yang juga bandar tembakau gorilla diketahui di daerah Jakarta. Tersangka beli 60 gram dengan harga Rp2.500.000. Sekarang keterangan pelaku masih dikembangkan penyidik,” kata AKP Andri.

Selain barang bukti 2 bungkus amplop berwarna coklat ukuran besar dan kecil berisi tembakau gorilla berat 14 gram dan 1 bungkus plastik bening berisikan tembakau gorilla berat 45 gram total sekitar 60 gram, juga ikut disita 1 HP evercross A7, 1  dompet berisikan surat surat, 1 sepeda motor merk Honda Beat warna merah Nopol AD-6312-ZF berikut STNK dan 1 buah tas berwarna cream. (yopi/win)