Wednesday, 17 October 2018

Enam Jenazah Terduga Teroris Dibawa ke RS Bhayangkara Jawa Timur

Sabtu, 8 April 2017 — 20:21 WIB
Barang bukti yang disita dari terduga teroris

Barang bukti yang disita dari terduga teroris

JAKARTA (Pos Kota)- Satu orang terduga teroris yang sempat kabur akhirnya dibekuk. Bersama enam yang tewas saat baku tembak dengan Densus 88 dibawa dari Tuban ke Surabaya, Sabtu malam.

Keenam jenazah pelaku penembakan polisi di Tuban, Jawa Timur dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim di Surabaya untuk proses identifikasi. (Baca: Enam Penembak Polisi Tewas Baku-Tembak dengan Polisi)

Seperti diketahui keenam terduga teroris itu adalah penumpang mobil Daihatsu Terios nopol H 9037 BZ yang menembaki anggota Sat Lantas Polres Tuban di wilayah Jenu pada pukul 09.00 WIB, Sabtu (8/4/2017).

Setelah upaya penembakan gagal, penumpang Terios warna putih itu melarikan diri. Petugas mengekarnya karena takut, pelaku lantas meninggalkan mobil di Desa Beji, Kecamatan Jenu dan kabur ke arah kebun di perkampungan yang padat.

Suasana baku tembak dengan terduga teroris yang menembak polisi

Dari mobil yang ditinggalkan pelaku, polisi menemukan beberapa barang bukti diantaranya 5 handphone, 1 paspor atas nama Satria Aditama warga Semarang, 1 Handy Talky, 1 kitab dan 1 kotak peluru.

Pengepungan dilakukan dengan menerjukan Brimob dan Densus 88. Sempat terjadi baku tembak. Selain menewaskan 6 Orang, polisi juga mengamankan 1 orang dalam keadaan hidup. Namun belum bisa dipastikan keterlibatan orang tersebut.

“Yang ditangkap hidup itu masih tanda tanya, apa masih kelompok mereka atau orang gila,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera .(B)