Wednesday, 13 December 2017

Pembangunan Kereta Api Bandara Adi Soemarmo Dimulai

Sabtu, 8 April 2017 — 19:11 WIB
Presiden Jokowi saat melakukan groundbreaking kereta Bandara Adi Soemarmo di Jawa Tengah, Sabtu (8/4). (ist)

Presiden Jokowi saat melakukan groundbreaking kereta Bandara Adi Soemarmo di Jawa Tengah, Sabtu (8/4). (ist)

JAKARTA (Pos Kota)  –  Presiden Joko Widodo melakukan pencanangan proyek pembangunan kereta Bandara Adi Soemarmo jurusan Kota Solo.

Pencanangan kereta bandara tersebut ditandai dengan groundbreaking atau peletakan batu pertama oleh Jokowi, didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Jokowi mengatakan keberadaan kereta bandara sangat dibutuhkan sebagai intermoda yang menghubungkan bandara dengan kota. “Hampir di semua negara maju, bandara selalu memiliki layanan intermoda kereta, setiap turun dari pesawat dan masuk ke airport, dan  turun dari lift di bawah pasti ada kereta dengan tujuan manapun ada keretanya,” ujar Jokowi, Sabtu (8/4/2017).

Dia pun menargetkan pembangunan kereta bandara tersebut selesai pada 2018 mendatang. “Saya tegaskan proyek ini tidak boleh mundur. Nanti kalau mundur dan mundur terus bisa mangkrak. Saya targetkan kereta api bandara tahun 2018 harus selesai,” tegas Presiden.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya, menjelaskan pembangunan proyek ini lebih banyak memakan lahan dari BUMN, Angkasa Pura dan TNI AU. “Tanah warga hanya 10 persennya, sekitar tujuh hektare, ” kata menteri.

Pembangunan Kereta Bandara sepanjang 13,5 km ini akan menghubungkan mulai dari Stasiun Solo Balapan di kota Solo hingga Bandara Adi Soemarmo, yang terletak di kabupaten Boyolali.

Dengan menggunakan kereta bandara ini, nantinya  jarak tempuh dari kota Solo (Stasiun Solo Balapan) ke Bandara Adi Sumarmo hanya sekitar 15 menit saja.

Masyarakat dari Yogyakarta juga bisa merasakan manfaat kereta bandara ini yang akan menuju Bandara Adi Soemarmo, hanya ditempuh dengan waktu sekitar 1 jam 11 menit. Dengan rute, Stasiun Yogyakarta – St. Maguwo – St. Solo Balapan – Bandara Adi Soemarmo sejauh 72,7 km.

“Dengan menggunakan kereta, waktu tempuh menjadi lebih efisien dibanding menggunakan kendaraan mobil yang bisa menempuh waktu lebih dari 2 jam dari Yogyakarta ke Solo,” ujar Menhub. (dwi/win)