Monday, 01 May 2017

Kerugian Longsor Sukabumi Masih Didata

Rabu, 12 April 2017 — 16:33 WIB
Sebuah jalan dilanda banjir bandang hingga mirip sungai.

Sebuah jalan dilanda banjir bandang hingga mirip sungai.

SUKABUMI (Pos Kota) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi masih mendata nilai kerugian akibat bencana longsor dan banjir yang ‘mengepung’ wilayahnya, Rabu (12/4/2017).

Bencana yang terjadi pada Selasa (11/4/2017), berdasarkan data BPBD, mengakibatkan sembilan titik banjir dan longsor yang tersebar di empat kecamatan yakni Citamiang, Cikole, Gunungpuyuh, dan Warudoyong. Sebanyak lima titik banjir bandang, dan empat titik longsor.

Kasie Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi, Zulkarnain Barhami, merinci sebanyak 34 infrastruktur yang terdampak bencana tersebut. Di antaranya 10 rumah terendam di Jalan Otista, Kecamatan Citamiang, satu perkantoran dan hotel terendam di Jalan Arif Rahman Hakim, Kecamatan Warudoyong, tujuh rumah terendam di Jalan Bhayangkara, Kecamatan Cikole, jalan terendam di Cijangkar, Kecamatan Citamiang, dan 10 rumah di Kecamatan Gunungpuyuh.

“Untuk longsor menyebabkan satu rumah rusak sedang dan lima rumah terancam di Perumahan Prana, Kecamatan Cikole. Lalu, satu rumah mengalami rusak sedang dan dua rumah terancam di Perumahan Taman Asri, Kecamatan Cikole, serta satu rumah rusak sedang dan delapan terancam di Babakan Bandung, Kecamatan Cikole. Selain rumah, satu jalan tertutup longsoran di Kecamatan Gunungpuyuh,” terangnya.

“Untuk kerugian masih dalam pendataan. Sampai saat ini BPBD masih mendata berbagai kerusakan yang terjadi,” ungkapnya. (sule/yp)