Thursday, 23 November 2017

Program KB, Purwakarta Gencar Sosialisasi Vasektomi dan Tubektomi

Rabu, 12 April 2017 — 10:47 WIB
Kegiatan sosialisasi dan bakti sosial MOP dan MOW di RS Gunung Putri Purwakarta. (dadan)

Kegiatan sosialisasi dan bakti sosial MOP dan MOW di RS Gunung Putri Purwakarta. (dadan)

PURWAKARTA (Pos Kota) – Populasi penduduk yang kian melonjak, memaksa pemerintah turun tangan untuk mengatasinya.

Di Purwakarta, Jawa Barat, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), gencar menggelar sosialisasi dan bakti sosial berupa pelayanan Metode Operasi Pria (MOP) dan Metode Operasi Wanita (MOW). Kedua program itu bernama Vasektomi dan Tubektomi.

“Kita juga ingin mendongkrak peserta KB baru, MOW dan MOP, khususnya bagi keluarga prasejahtera yang memiliki banyak anak 3, 4 dan 5 ke atas,” jelas Kabid KB DPPKB, Alit Sukandi, usai sosialisasi dan bakti sosial di Rumah Sakit Gunung Putri, Purwakarta, Jawa Barat.

Menurutnya, pihaknya memiliki petugas lini lapangan terdepan untuk menyosialisasikan program KB. Petugas itu bertugas memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya mengikuti program KB.

“Sasarannya tak hanya para istri, tapi juga para suami yang juga memiliki peran penting perencanaan keluarga. Bagi keluarga yang telah memiliki 1 atau 2 anak otomatis tidak boleh ikut,” ujarnya.

Adapun bagi yang ikut, sebut Alit, sifatnya atas kesadaran sendiri alias sukarela. “Tidak ada paksaan. Kami hanya menginformasikan, mengedukasi, dengan jumlah anak yang terkontrol, kesejahteraan keluarga bisa lebih terjamin,” seru Alit.

Pada bagian lain, Alit menyoroti keberhasilan program KB, tentunya tidak bisa lepas dari peran Tenaga Penggerak Desa (TPD) dan Petugas Lapangam KB (PLKB) sebagai ujung tombak program tersebut.

“Kami memiliki 66 TPD dan 48 PLKB untuk melakukan penyuluhan ke masyarakat. Target sosialisasi ke kelompok masyarakat seperti ke majelis taklim dan lainnya hingga door to door langsung ke masing-masing individu. Sifatnya mengajak dan mengedukasi, tidak wajib,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Kasi Bina Kesetaraan KB dan Pergerakan IMP, Idi Junaedi menambahkan, kegiatan bakti sosial di RS Gunung Putri diikuti 135 peserta.

“124 di antaranya nominasi MOW dan 11 nominasi MOP. Mereka berasal dari 183 desa dan sembilan kelurahan se-17 Kecamatan yang ada di Purwakarta,” pungkasnya.

(dadan/sir)