Saturday, 26 May 2018

Tidak Ada Yel-yel Saat Jeda Debat Paslon

Rabu, 12 April 2017 — 22:15 WIB
Debat pasangan calon Pilkada DKI putaran terakhir berjalan tertib (julian)

Debat pasangan calon Pilkada DKI putaran terakhir berjalan tertib (julian)

JAKARTA (Pos Kota) – Hampir tidak tampak dan terdengar teriakan yel-yel dukungan dari pendukung masing-masing pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur peserta debat Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua, Rabu (12/4/2017). Hampir sebagian besar pendukung hanya duduk-duduk di kursinya ketika memasuki jeda.

Kondisi itu berbeda dengan seluruh debat di putaran pertama Pilkada DKI Jakarta 2017. Kala itu, yel-yel dan nyanyian pendukung terus diserukan setiap jeda.

Diduga kondisi ini terjadi salah satunya karena ada teguran dari moderator Ira Koesno. Mantan presenter itu sempat meminta agar para panitia langsung mengeluarkan pendukung yang dianggap mengganggu jalannya debat.

“Floor director mohon untuk yang melanggar peraturan harap dicatat dan langsung dikeluarkan,” katanya, saat jeda iklan.

Dia pun mengaku mendapat protes dari pasangan calon terkait pendukung yang dianggap mengganggu. Ia juga meminta agar semua pendukung bisa mentaati peraturan yang sudah disepakati.

“Pendukung Paslon 2 dan 3 langsung dikeluarkan kalau melanggar. Karena sudah ada protes dari para paslon. Kita minta komitmen dijaga,” imbuhnya.

Debat final Pilkada DKI Jakarta 2017 ini berlangsung di Hotel Bidakara, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Pancoran, Jakarta Selatan. Debat berlangsung sejak pukul 19:30 WIB hingga pukul 22:00 WIB.

Peserta debat yakni paslon petahana atau nomor urut 2 yang diusung PDIP, Nasdem, Hanura dan Golkar, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat, dan paslon nomor urut 3 yang diusung Partai Gerindra dan PKS, Anies Baswedan-Sandiaga Uno. (julian)