Thursday, 21 September 2017

Meningkatkan Kepercayaan Pembaca

Sabtu, 15 April 2017 — 6:13 WIB

HARINI INI, 15 April 2017, Harian Pos Kota genap berusia 47 tahun. Selama rentang waktu itulah Pos Kota terus berbenah diri untuk meningkatkan pelayanan kepada pembaca. Meski begitu kami menyadari masih banyak kekurangan dalam memberikan pelayanan akibat keterbatasan.

Akibat keterbatasan pula kami menyadari, belum mampu mengapresiasi seluruh kehendak pembaca. Dengan keterbatasan kemampuan inilah kami senantiasa mengharap saran dan masukan dari pembaca.

Kami akan senantiasa membuka diri menerima kritik. Kami menyadari sepenuhnya bahwa kritik dan saran yang disampaikan sebagai bentuk kesetiaan pembaca. Karena itu kritikan yang telah disampaikan atau akan disampaikan sangat kami hargai, bahkan menjadi bahan instrospeksi melakukan evaluasi diri dalam menapaki perjalanan ke depan yang tentunya kian terjal dan penuh tantangan.

Sekalipun tantangan tiada henti menghadang, apalagi dengan kehadiran media digital (daring), Pos Kota terus berupaya meningkatkan kualitas dalam melayani masyarakat. Pos Kota berusaha menangkap kehendak masyarakat kemudian menampilkannya dengan tidak melanggar kaidah jurnalistik.

Sekiranya memungkinkan, Pos Kota mencoba membedah problematik yang terjadi dan ikut berupaya mencarikan solusinya. Itu pula sebabnya Pos Kota terus mengembangkan interaksi positif dengan pembacanya, di antaranya melalui rubrik “SMS Aspirasi Warga.”

Menyerap denyut nadi masyarakat ibu kota dan sekitarnya, kemudian menyajikannya secara faktual dan berimbang merupakan tekad kami, tekad para pendiri Pos Kota sejak melahirkan koran ini 47 tahun lalu. Sikap independensi sebagai jati diri Pos Kota hingga kini tidak pernah luntur di tengah semakin berkembangnya media digital dan media sosial (medsos).

Dengan tetap bersikap tidak memihak inilah sebagai bagian dari upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan kepercayaan publik, kepercayaan pembaca, di tengah semakin derasnya arus informasi yang mudah diakses kapan saja, di mana saja dan dari mana saja.

Dengan mempertahankan sikap independen (tidak memihak) ini diharapkan dapat menjadi acuan pembaca dalam memilih dan memilah beragam informasi.

Kalau pun terdapat kekurangan, kekeliruan dan kealpaan dalam menyajikan informasi yang faktual dan berimbang, bukan karena keberpihakan, tetapi semata akibat keterbatasan waktu dan persoalan teknis.

Terkait itu, kami mohon maaf kepada semua pihak yang merasa kurang nyaman dengan pelayanan selama ini.

Di usia 47 tahun ini, semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu memberikan kekuatan untuk tetap di dalam tekad melayani pembaca dengan menyajikan berita faktual, berimbang dan tidak memihak.

Kami mengucapkan terima kasih kepada pembaca yang tetap setia bersama kami. Tanpa pembaca kami tak punya arti. Tanpa pembaca kami tidak akan ada. Tanpa pembaca kami tak bisa berbuat. (*)