Wednesday, 26 July 2017

Sikap Sohibul Iman Layak Diacungi Jempol

Sabtu, 15 April 2017 — 7:50 WIB
saibul

SIKAP Sohibul Iman layak diacungi jempol. Demi membesarkan partai yang dipimpinnnya, dia rela mengundurkan diri dari DPR. Rangkap jabatan memang menjadikan dia tak bisa fokus pada tugas selaku Presiden PKS. Tapi paling ironis, ada juga bekas anggota PKS, sudah dipecat dari partainya masih tetap di DPR.

Banyak motifnya orang yang duduk di DPR. Ada yang sekedar cari duit, ketimbang nganggur di luaran. Ada pula yang nawaitunya memang ingin berjuang ikut membangun negara lewat partai.

Maka politisi Senayan menjadi dua macam. Terkenal dan dijuluki Macan Senayan, meski kadang disebeli dan dibenci orang. Ada pula yang di DPR sekedar nama saja, tapi tak pernah kedengaran suaranya. Yang penting terima gaji, ada tambahan ini itu.

Anggota DPR dari kalangan selebritas, justru kebanyakan diam membisu, yang penting tiap bulan terima gaji dan segala fasilitasnya. Herannya, politisi model begini bisa terpilih kembali.

Tapi ada juga politisi yang banyak omong, kadang omongannya melawan arus, bikin publik gregeten dan membecinya. Omongannya sering bikin jengkel dan sering dibully di medsos, tapi tidak kapok juga.

Politisi Senayan mesti belajar dari Presiden PKS Sohibul Iman. Ketika Majelis Syuro memerintahkan dia mundur dari DPR agar fokus mengurus partainya, dia nurut.

Dia langsung mundur dari DPR sejak 7 April lalu. Ini juga pembelajaran bagi pejabat dan politisi lain, yang suka rangkap-rangkap jabatan. Bagaimana pun juga, dua kapal yang dikendalikan satu nakhoda, salah satu bisa tenggelam. – gunarso ts