Thursday, 21 September 2017

Cinta, Pertalian Dua Hati

Rabu, 19 April 2017 — 6:00 WIB
ajibrosidi

 

ADA khikmah yang bisa diambil dari pernikahan seniman Ajip Rosidi dengan bintang Film Nani Widjaja. Buka saja soal pertemuan dua tokoh sepuh tersebut, tapi inilah keindahan dan kekuatan cinta!

Bahwa ini membuktikan cinta tidak mengenal umur, muda belia atau tua. Cinta begitu kuat, seakan tak bisa dibendung jika sudah merasuk jiwa manusia. Banyak kasus, karena cinta ditolak dukun bertindak? Ketika cinta ditolak, orang mau melakukan apa saja, menyakiti diri termasuk mengakhiri hidup.

Sesungguhnya kalau mau sabar, cinta itu bukan sebagai alat menyakiti diri sendiri. Benar, bahwa cinta pada seseorang tidak selalu mulus, bisa juga ditolak atau tidak sampai dan kandas di tengah jalan.Tapi, masih ada yang membutuhkan cinta dari kita. Jadi sayang dong, kalau kemudian kalah. Ingat, cinta itu indah.

Seperti yang ditulis Ajip Rosidi dalam puisi Cinta-nya, berikut ini; ’Dalam hidup kan kupertahankan, nilai hubungan antar manusia , didasarkan atas cinta dan kepercayaan, ’kan kupertahankan kehangatan , gamitan dua tangan, menyampaikan kehangatan jiwa’

Cinta adalah bunga tumbuh, atas kesuburan tanah kasih, berakarkan hati mau mengerti, saling membagi,dan kepercayaan, landasan kerelaan dan kemesraan, pertalian dua hati. ‘

Begitulah puisi ‘Cinta’ karya sang pengantin baru, yang ditulis pada tahun 1960. Lima puluh tahun lebih yang lalu, dan ternyata masih indah dan tidak basi!
Ajip, yang masih muda kala itu, bisa jadi menulis puisi itu untuk gadis pujaannya? Tapi, siapa sangka kalau puisi itu bisa dinikmati pula untuk sang istri Nani Widjaja, saat ini dalam usia yang tak muda lagi?

Dan puisi cinta itu, ya tetap soal cinta yang menggetarkan hati bagi siapa saja, muda maupun tua! – massoes