Monday, 01 May 2017

Diserang Berita Hoax, Raja Yogya Lapor Polda

Rabu, 19 April 2017 — 22:41 WIB
Sri Sultan Hamengku Buwono X

JAKARTA (Poskotanews.com) –Merasa dirugikan berita bohong (hoax) yang dimuat di Metronews.tk., Raja Jogjakarta yang juga merupakan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X lapor ke Polda DIY. Berita itu dianggap menyudutkan dan berisi tentang fitnah serta dikaitkan ke Pilkada 2017.

Berita hoax itu mulai muncul Rabu (18/4) malam. Berselang beberapa jam menyebar pada Rabu (19/2) pagi sebelum pencoblosan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua menyebar luas.

Judulnya tendensius dengan mengatasnamakan Sultan. ‘Sri Sultan Hamengkubuwono: Maaf Bukan Sara Tapi Cina dan Keturunannya Tidak Pantas Jadi Pemimpin di Bumi Nusantara. Fakta Sejarah, Tionghoa adalah Satu-satunya Penghianat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).’

Sultan menegaskan, tak pernah memberikan pernyataan yang menyudutkan etnis tertentu. “Saya prihatin dan sedih karena dilibatkan dalam pemberitaan jelang pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta. Saya tidak pernah mengeluarkan statemen yang menyudutkan etnik tertentu,” kata Sri Sultan HB X usai melapor ke Mapolda DIY, Rabu (19/4).

Merasa tak pernah diwawancara oleh Metronews.tk dan mengeluarkan pernyataan seperti yang ditulis, Sri Sultan HB X pun melaporkan kasus tersebut ke Polda DIY. “Di situ ada kalimat Jakarta. Momentumnya pas Pilkada DKI Jakarta. Saya melaporkan karena ingin membuktikan saya tak pernah mengeluarkan pernyataan seperti yang ditulis di berita itu,” ungkap Sri Sultan HB X.

Menanggapi pelaporan Sri Sultan HB X, Kapolda DIY, Brigjen Pol Ahmad Dofiri mengatakan, akan menindaklanjuti laporan yang masuk. Meskipun demikian, pihaknya tidak akan membuat tim khusus untuk mengungkap kasus itu.(us)